Pertama di Indonesia, Perhelatan Itasha Domei Satukan Otomotif Dengan Pop Culture

  • Oleh : Julfikri

Kamis, 18/Sep/2025 16:00 WIB
Perhelatan Itasha Domei di Sabilulungan Dome, Soreang, Bandung, Jawa Barat. Perhelatan Itasha Domei di Sabilulungan Dome, Soreang, Bandung, Jawa Barat.

SoundandMachine.com (Bandung) - Akhir-akhir ini fenomena mengekspresikan lebih dari satu ‘interest’ semakin berkembang, salah satunya adalah kendaraan itasha yang hampir pasti pemiliknya menyukai otomotif dan pop culture.

Sisi otomotif ada di mobil, sementara sisi pop culture ada di figur karakter yang menjadi itasha beserta desain grafisnya, baik dari manga, anime, vtuber, atau video game, dan tertempel di kendaraannya.

Baca Juga:
Lanjutkan Tradisi, Daihatsu Ajak Komunitas Penggunanya Mudik Bareng

Selama ini melihat Itasha antara di event pop culture seperti Comic Frontier, atau di acara otomotif seperti International Automodified, sementara untuk itasha-nya sendiri baru sebatas meet-up.

Baca Juga:
Resmi! Bukan di NICE PIK 2, Pameran GIIAS 2026 Tetap Diadakan di ICE BSD

Sampai akhirnya, diselenggarakanlah event untuk kendaraan itasha yaitu Itasha Domei, pada tanggal 13 September 2025 di Sabilulungan Dome, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, untuk pertama kalinya.

“Kita ingin buat event yang bener-bener itasha banget. Karna kalau di Jepang sendiri, ini event kayak gini banyak banget. Indonesia belum punya acara sejenis ini. Sedari dulu Itasha hanya sebagai ‘pajangan’ aja di event-event Jejepangan.” buka Rifqi Yusviansyah Laman, dari Itasha Domei kepada SoundandMachine.com melalui WhatsApp (12/9/2025).

Baca Juga:
Ikuti Perkembangan Zaman, Gerai Victory Audio Sukses Adakan Pameran Alpine Day

Itasha Domei diadakan di Bandung menjadi poin menarik, karena selama ini itasha lebih mencolok di daerah Jabodetabek kalau melihat keberadaan sebelum Itasha Domei diadakan.

Sebut saja Comic Frontier, International Automodified, The Elite Showcase, bahkan di tahun 2017 lalu itasha sempat hadir di Anime Festival Asia Indonesia (AFAID). Begitu juga ketika meet-up itasha diadakan, antara daerah Jakarta dan Tangerang.

Lantas apa yang menjadi alasan Itasha Domei diadakan di Bandung?

“Tadinya justru malah kita mau di Jakarta, namun setelah beberapa pertimbangan mencari venue yang bisa memenuhi kebutuhan Itasha Domei. Maka kami pilih Sabilulungan Dome sebagai tempatnya.” kata Eki, sapaan akrab Rifqi Yusviansyah Laman.

Setidaknya ada lebih dari 60+ kendaraan itasha yang hadir meramaikan Itasha Domei, dan sekitar 34 diantaranya adalah mobil dari berbagai daerah.

“Bisa dibilang di Bandung itu hampir sama kayak Jakarta sih antusiasme-nya. Bahkan itasha domei ini pesertanya ada yang dari Lampung dan Jogja.” tambah Eki.

Mobil itasha yang hadir kebanyakan tidak hanya pasang stiker itasha, tetapi juga ada modifikasi lain seperti ganti pelek, ceper, pasang bodykit, upgrade mesin, dan sebagainya.

Menariknya, dari sekian mobil itasha diantaranya memakai mobil yang ‘unik’, seperti Lexus RC, Nissan Fairlady Z, Porsche Cayman, BMW 4-Series, Mazda RX-8, dan sebagainya.

Melihat mobil itasha yang hadir, Itasha Domei menunjukkan jembatan antara sisi otomotif dengan pop culture. Untuk pop culture-nya sendiri kebanyakan tidak bertemakan otomotif, tetapi disatukan dengan otomotif melalui itasha.

Kehadiran itasha ini juga dinilai untuk mendapatkan salah satu dari lebih dari 30 kategori, dan dilakukan penjurian oleh Roberto dan Liona yang didatangkan langsung dari komunitas Itasha di Thailand, Itasha Club Thailand. 

Seluruh peserta memamerkan kualitas, kreatifitas dan presentasi yang memukau para juri untuk merebut kategori paling bergengsi yaitu King of Itasha yang diraih oleh Bobby Gunawan dengan Itasha-nya Porsche Cayman Usada Pekora.

Setelah event pertama sukses diadakan, lantas bagaimana proyeksi Itasha Domei ini ke depannya? 

“Mimpi kami juga Itasha Domei bisa rally ke beberapa kota di Indonesia. Karna komunitas Itasha sudah tersebar hampir di berbagai daerah Indonesia. Kalau kita hanya fokus satu tempat kasian yang lain. Tapi itu mimpi besarnya.” pungkas Eki. (Joule)