Total Transaksi Tembus Rp 21 Miliar, Begini Keseruan Pameran Modifikasi IMX 2026

  • Oleh : Julfikri

Selasa, 20/Okt/2026 10:00 WIB
Perhelatan mobil modifikasi Indonesia Modification and Lifestyle Expo (IMX) 2026 dengan total transaksi menembus Rp. 21 Miliar. Perhelatan mobil modifikasi Indonesia Modification and Lifestyle Expo (IMX) 2026 dengan total transaksi menembus Rp. 21 Miliar.

SoundandMachine.com (Jakarta) - Perhelatan Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026 yang diadakan pada tanggal 9-11 Oktober 2026 di ICE BSD, telah berakhir.

Mengusung tema “Next Gen Culture”, IMX 2026 merepresentasikan lahirnya generasi baru dalam industri modifikasi dan lifestyle otomotif Indonesia, lebih kreatif, progresif, serta semakin terkoneksi dengan perkembangan global.

Baca Juga:
Perhelatan Modifikasi IMX 2025 Sukses Digelar, Total Transaksi Tembus Rp 18 Miliar

“Buat kita next-gen culture ini bukan cuma bicara generasi baru, tetapi bagaimana budaya otomotif melalui setiap ide baru, kolaborasi baru, kita mempersiapkan generasi baru yang meninggalkan sejarah industri modifikasi itu sendiri.” buka Andre Mulyadi, Project Director IMX kepada SoundandMachine.com dalam konferensi pers (29/9/2026).

IMX 2026 dihadiri oleh tiga tokoh kultur otomotif Jepang ikonik, yaitu Keiichi Tsuchiya, Nobuteru Taniguchi, dan Max Orido yang ketiganya memiliki latar belakang pembalap turing dan juga drifting.

Baca Juga:
Situasi Tidak Kondusif, Kontes Modifikasi IAM Jakarta 2025 Tetap Berjalan Lancar

Ketiga pembalap tersebut menjadi sorotan, setidaknya karena turut melakukan aksi drifting di basemen, yang terinspirasi adegan film The Fast and The Furious: Tokyo Drift, bersama drifter lokal di hari kedua acara.

Baca Juga:
Sempat Vakum Lama, Jakarta Auto Fest Jadi Pra-Event Modifikasi IAM 2025

“Kita punya 3 JDM icon yang kita bawa dan di lingkungan mereka ini kurang lebih sekitar 3 tahun untuk secure waktunya bisa pertama kali dihadirkan di Indonesia. Kita sudah nego dengan mereka, dan sudah dari 3 tahun sebelumnya, dan di IMX tahun ini berhasil mengumpulkan mereka semua.” jelas Andre.

Selain itu, untuk builder dan tuner yang hadir sebagai bintang tamu internasional juga didominasi dari Jepang, yaitu Kei Miura (Pandem Japan), Hironao Yokomaku (VeilSide), Takahiro Ueno (Vertex), Toshiya Ichiraku (RWB Japan), dan Takahiro Kataoka (Kuhl Racing), selain The Big Mike, dan Musa Musartwork dari Amerika Serikat.

Ditambah bintang tamu yang merupakan figur otomotif wanita, yaitu Maaya Orido, pembalap yang juga putri Max Orido, dan Sara Choi, pembalap dari Amerika Serikat..

Selain bintang tamu, mobil modifikasi yang diluncurkan juga didominasi unsur kultur otomotif Jepang, termasuk melalui kolaborasi dengan modifikator di Indonesia.

Sebut saja Toyota 86 Result Japan by Arief Muhammad, Subaru BRZ Kuhl Racing by Ziko, Toyota AE86 by Keiichi Tsuchiya, Porsche 964 by RWB x VonDutch, Nissan Fairlady Z400 Pandem, dan Toyota Aristo by Nobuteru Taniguchi.

Sementara untuk mobil modifikasi dengan builder lokal, ada Honda Nouva by Roy Ricardo, Toyota Vellfire by Coga Bodykit, Mobil Anti Zombie by Gofar Hilman x Deddy Corbuzier; BYD Atto 1 by Ridwan Hanif, World Premiere Drift Bull Lamborghini Murcielago by Garasi Drift, Daihatsu Ayla Turbo by Motomobi, dan berbagai modifikasi lainnya.

Untuk car partner atau agen pemegang merek, Toyota, Daihatsu, Omoda Jaecoo, Jetour, Wuling, dan BYD tampil di IMX 2026 dengan mobil baru yang sudah dimodifikasi.

Namun diantara pabrikan tersebut, Toyota merupakan yang paling mencolok jika dilihat dari booth dan aktivitasnya.



Miniatur edisi terbatas merupakan sorotan yang lebih menjangkau banyak pengunjung IMX 2026, yakni Mini GT IMX Exclusive Event Car AE86 Keiichi Tsuchiya “Shokunin Green”, Tarmac Toyota Aristo NOB Vertex, Hotwheels Convention Car Nissan Skyline GT-R V-Spec II (BNR34), Toyota Land Cruiser ‘Merapi’ dan Lamborghini Murcielago ‘Drift Bull’ Garasi Drift..

Meski kultur otomotif Jepang menjadi sorotan, fokus utama IMX tetap builder lokal dengan harapan bintang tamu dari Jepang ini melihat kreasinya, sehingga bisa menjadi salah satu networking.

Terutama kalau menyoroti NMAA Ultimate Builder, ajang penghargaan bergengsi yang digelar oleh National Modificator & Aftermarket Association (NMAA). 

Supporting program ini merupakan bentuk apresiasi terhadap dedikasi dan kreativitas builder lokal dalam menghadirkan karya modifikasi berkelas dunia.

Tercatat ada ratusan mobil modifikasi di program ini, dan semuanya dilakukan proses penjurian dengan memperhatikan berbagai aspek, mulai dari inovasi, tingkat kepresisian, fungsionalitas, serta nilai estetika.

“Dari 200-an peserta Ultimate Builder, semua dikurasi secara ketat hingga menyisakan Top 5 atau 5 terbaik. 5 peserta tersebut naik ke atas stage dan memberikan vote mobil terbaik, dengan catatan tidak memilih mobil sendiri. Sehingga proses penentuan NMAA Ultimate Builder sepenuhnya diserahkan kepada peserta,” ujar Erwin selaku NMAA Ultimate Builder Director.

Setelah proses yang sangat ketat, Achun Owen mewakili Jakarta Morris Club yang berhasil menyabet NMAA Ultimate Builder IMX 2026 dengan mobil Mini Morris.

Selama tiga hari pameran, IMX 2026 menyedot puluhan ribu pengunjung dari Indonesia dan juga mancanegara, dengan total transaksi kini mencapai Rp 21 miliar, meningkat pesat dibanding tahun lalu yang mencapai Rp 18 miliar menurut klaimnya.

Bisa dibilang, kesuksesan IMX 2026 berawal dari menambah hall yang awalnya 2 hall menjadi 3 hall, karena menambah ruang bagi para pecinta otomotif untuk mengekspresikan kecintaannya. (Joule)