Oleh : Julfikri
SoundandMachine.com (Jepang), 14 Februari 2021 – Gempa bumi sebesar 7,1 skala Richter yang mengguncang prefektur Fukushima, Jepang, membuat sirkuit drifting Ebisu mengalami kerusakan.
Baca Juga:
Hyundai Masuk Dunia Drift Virtual, Insteroid EV Debut di Game

Baca Juga:
IIMS 2025: Bawa Brand Legendaris STI, Subaru Unjuk Standar Motorsport Kelas Dunia

(foto: Team Orange)
Baca Juga:
Lebih Menggalakkan Motorsport, Subaru Luncurkan Tiga Mobil Baru di GJAW 2024
Guncangan pada gempa menjadi penyebab lintasannya menjadi retak dan membentuk lubang cukup besar sehingga membuat sirkuit di kota Nihonmatsu tersebut tidak layak dipakai untuk beraktifitas motorsport.
Gempa tersebut juga membuat beberapa bangunan di sirkuit menjadi roboh hingga mengenai sejumlah mobil drift-nya seperti Subaru Impreza team Orange, namun hanya mengalami kerusakan dan itu masih bisa diperbaiki seperti habis kecelakaan ketika masih aktif bertanding.
Karena itulah sirkuit Ebisu tidak bisa dipakai untuk sementara hingga waktu yang telah ditentukan oleh panitia kapan bisa dipergunakan kembali.
Selain itu, belum diketahui juga apakah berdampak pada penjadwalan D1GP mengingat ronde kelima dan keenam tersebut dijadwalkan pada tanggal 21-22 Agustus 2021.

(foto: Team Orange)
Ebisu merupakan salah satu sirkuit yang biasa dipilih para antusias drifting untuk melakukan aktifitas drift dari mobil modifikasinya, baik sekedar latihan maupun kompetisi.
Pemilik sirkuit, Nobushige Kumakubo, juga merupakan drifter yang sempat berpartisipasi dalam ajang D1 Grand Prix dengan Team Orange sebagai tim tuan rumah.
(Joule)