I-CAN Terbuka Untuk Komunitas yang Ingin Mengadakan Kontes Audio

  • Oleh : Julfikri

Selasa, 31/Agu/2021 16:01 WIB


SoundandMachine.com (Jakarta) – Bagi Indonesia Car Audio Network (I-CAN), digandeng oleh komunitas Xpander Mitsubishi Owner Club (X-MOC) untuk mengadakan kontes audio pada tanggal 29 Agustus 2021 kemarin merupakan pertama kalinya.

Pada gelaran tersebut, I-CAN hanya memberi dukungan kepada X-MOC selaku penyelenggara acara dalam hal teknis pelaksanaan kontes audio pada umumnya, seperti regulasi untuk penilaian modifikasi audio peserta. 

Baca Juga:
Teknologi Slatefiber Cone di Speaker Terbaru Focal Akan Meluncur di GIIAS 2022

Sebagai informasi, I-CAN terbuka untuk bekerjasama dengan komunitas otomotif atau siapapun yang senang dengan car audio dan berminat mengadakan kontesnya.

“Tinggal dibicarakan aja event-nya apa. Kami dari I-CAN berusaha untuk bisa membuat pertandingan sesuai dengan kita punya tagline, yaitu fun, fair, friend. Jadi bagaimana bisa mengedukasi komunitas atau club untuk senang dengan car audio.” jelas Ibnu Haldun, Presiden I-CAN kepada SoundandMachine.com di Kemang Village (29/8/2021).

Baca Juga:
Berawal Dari Cartens, Alpine F1 Status Mulai Bersuara di Gerai Audio

Untuk regulasi pada prinsipnya tidak jauh berbeda dengan kontes audio yang diadakan oleh I-CAN, dan untuk kategori sejauh ini kebanyakan yang dipilih Sound Quality (SQ) saja karena lebih adaptif untuk beragam kondisi, termasuk pandemi Covid-19.

Baca Juga:
South Korea CAN President: There Will Be Asia Championship For Car Audio Competition

Meski berperan sebagai penyedia regulasi, penyelenggara masih bisa menyesuaikan seperti misalnya kelas budget di kontes audio X-MOC ada 1K, 1,5 K, 3K, hingga unlimited budget.

I-CAN juga terbuka untuk penyelenggara yang memiliki konsepnya sendiri, seperti misalnya ketika X-MOC mengadakan kontes audio, nama kelasnya dibuat seperti tipe Xpander seperti budget kelas 1K namanya GLS, sampai tertinggi dengan budget unlimited namanya Ultimate.

“Kami perlu bagaimana mengedukasi teman-teman komunitas biar lebih kenal lagi car audio, biar lebih teredukasi lagi dengan car audio.” tambah Ibnu.

Best tonal atau angka tonal quality di masing-masing kelas bisa ada di kontes audio X-MOC, juga karena permintaan komunitas. Itu berarti I-CAN terbuka untuk penyelenggara yang ingin menuangkan ide kreatif antara regulasi I-CAN denga konsep acara kontes audio.

“Kalau di I-CAN malah gak punya best tonal, kita belum menerapkan di regulasi, tapi bagaimana ini sebuah rangsangan ide dari teman-teman komunitas bahwasannya car audio itu gak harus selalu juara.” jelas Ibnu.

Juri yang didatangkan oleh I-CAN kebanyakan berasal dari para ahli audio mobil dan tentunya bersertifikasi, seperti ketika di kontes audio Xpander ada Philip Adiguna dari Oto Variasi, Erick Kurniadi dari Venture Audio, dan sebagainya.

Tentunya I-CAN sangat berusaha transparan dalam melakukan penilaian, tetapi panitia juga harus bekerjasama untuk membuat bagaimana kontes audio bisa berjalan dengan adil.

“I-CAN malah tidak tahu mereka setting di mana, pasang audionya di mana, tetapi kita coba berbuat transparan dalam penjurian. Kami kasih list data juri, mereka yang pilih dari internal X-MOC. I-CAN hanya merekomendasikan list juri, tetap yang memilih mereka.” sambung Ibnu.

Untuk penilaiannya menggunakan sistem online scoring dimana para peserta bisa melihat hasilnya di website resmi I-CAN. Itu berarti sebelum mendaftar, calon peserta wajib terdaftar di website I-CAN.

(Joule)