Oleh :
SoundandMachine.com (Jakarta) - Biasanya, agar dapat meningkatkan kualitas audio mobil standar, bisa dilakukan dengan cara mengganti speaker standar pabrikan, menambahkan hingga penggunaan subwoofer.
Namun agar hasilnya lebih maksimal, diperlukan peranti bernama power amplifier. Apalagi bila subwoofer yang digunakan merupakan jenis pasif, sehingga penambahan power amplifier merupakan keharusan.
Baca Juga:
Terintegrasi, Sistem Audison Terbaru Suguhkan Performa Dinamis dan Detail Presisi
Saat ini, dipasaran banyak sekali tersedia pilihan ragam amplifier, salah satunya adalah Audison AP F8.9 BIT. Menurut Johnson Nagawan dari PT Audioworkshop, amplifier ini memiliki beberapa keunggulan.

Baca Juga:
Speaker Audison Thesis di Mercedes-Benz SLS AMG Black Series: Trik Imbangi Performa
"Audison AP F8.9 BIT adalah power yang unik dengan output 8 channel," kata Johnson. Meski dimensinya bisa dibilang kompak, namun pria ramah itu mengatakan bahwa AP F8.9 BIT memiliki performa yang mumpuni.
Johnson mengatakan, bahwa AP F8.9 BIT merupakan pengembangan dari model sebelumnya. Huruf 'F' merujuk pada kata Forza, yang dalam bahasa Italia menggambarkan kekuatan. AP F8.9 BIT memiliki kapasitas 85 watt di setiap channelnya.
Baca Juga:
Upgrade Speaker Mobil Listrik Terpopuler, Dua Gerai Audio ini Andalkan Audison APK 165

Spesifikasi ini jauh lebih besar dibanding model lama yang hanya 8 x 25 watt. "Jadi produk baru ini punya daya 85 watt per channelnya pada kondisi 4 ohm. Kalau di 2 ohm, bisa 8 x 130 watt," ungkap Johnson.
Bahkan bila ada bridge, amplifier itu mampu menghasilkan daya 4 x 260 watt. Memiliki performa yang mumpuni, membuat AP F8.9 BIT mampu mengangkat speaker 2 way atay 3 way bahkan dengan subwoofer sekaligus.

"Hanya dengan satu unit amplifier ini sudah bisa menghidupkan semua speaker. Untuk mobil Eropa, sudah disediakan kabel plug and play. Jadi tidak ada potong-potong kabel yang bisa menggugurkan garansi," jelas Johnson.
Mengenai harga, amplifier ini dibandrol sekitar Rp 22 jutaan. "kenapa bisa mahal, karena produk ini 100% buatan Italia, dengan teknologi terbaru dan tertinggi, serta punya daya keluaran paling besar," pungkas Johnson. (EPS)