Dibuka Oleh Bamsoet, Indonesia Automodified x IIMS Motobike Show 2021 Resmi Digelar

  • Oleh : Julfikri

Sabtu, 27/Nov/2021 13:10 WIB


SoundandMachine.com (Jakarta) – Perhelatan Indonesia Automodified x IIMS Motobike Show 2021 telah resmi dibuka di Senyan Park, Jakarta, pada tanggal 27-28 November 2021.

Untuk pertama kalinya perhelatan modifikasi mobil Indonesia Automodified (IAM) dan pameran sepeda motor IIMS Motobike Expo 2021, berkolaborasi membuat sebuah acara.

Baca Juga:
Resmi Dibuka, Pameran GIIAS 2022 Jadi Puncak Kebangkitan Industri Otomotif Pasca Pandemi

Indonesia Automodified x IIMS Motobike Expo 2021 dibuka oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Republik Indonesia (MPR-RI) Bambang Soesatyo atau Bamsoet.

Baca Juga:
Wadahi Para Pengguna Setia, Toyota ID Funatics Ajak Gathering Kedua di Cilandak Town Square

“Anak-anak muda sekarang ini, memilih mobil yang tidak standar. Artinya kalau beli mobil baru pasti dimodifikasi.” buka Bamsoet dalam opening ceremony Indonesia Automodified x IIMS Motobike Expo 2021 di Senayan Park (27/11/2021).

Baca Juga:
Lebih Semarak, Kompetisi I-CAN Car Audio Play 2022 Seri Jakarta Pakai Konsep Cross Marketing

Indonesia Automodified x IIMS Motobike Show 2021 mengusung tema excitement automotive experience, yaitu saling memajukan industri otomotif antara roda dua dan empat.

Menurut PT. Dyandra Promosindo selaku penyelenggara IIMS Motobike Expo, kolaborasi seperti ini sudah menjadi tren, berkaca dari perhelatan IIMS yang mempertemukan kendaraan roda dua dan empat.

“Penyelenggaraan hasil kolaborasi industri roda dua dan modifikasi roda empat, kian menarik dan menjawab tren pasar otomotif.” jelas Hendra ‘Kohen’ Noor Saleh, Presiden Direktur PT. Dyandra Promosindo selaku penyelenggara IIMS Motobike Show.

Selain itu, menurut PT. Dyandra Promosindo, perhelatan Indonesia Automodified x IIMS Motobike Show 2021 menjadi ajang pemanasan sebelum IIMS 2022 yang rencananya akan digelar pada bulan Februari 2022.

“Kami berharap penyelenggaraan event ini dapat memberikan dampak positif dan luas bagi kepada masyarakat atau industri di dalamnya.” pungkas Kohen.

(Joule)