Pahami Sistemnya, Upgrade Audio di Mobil listrik Jadi Tantangan Baru Bagi Instalatur

  • Oleh : redaksi

Sabtu, 07/Janu/2023 14:00 WIB


Soundandmachine.com (Jakarta) – Kehadiran mobil bertenaga listrik kian digemari dan sudah mulai diterima oleh konsumen Indonesia, tak terkecuali bagi car audio enthusiast.
 
Kini, mulai banyak gerai audio yang punya sejumlah karya instalasi audio mobil listrik, salah satunya Cartens Autosound Jakarta.
 
Menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi para instalatur audio mobil dalam meningkatkan kualitas tata suara di audio mobil listrik milik konsumennya.
 
Tuntutan untuk mendapatkan kualitas suara di atas standar yang berkualitas adalah hal yang signifikan.
 
“Mobil hybrid dan listrik tetap bisa upgrade audionya, kalau di mobil bahan bakar konvensional mengandalkan alternator, saat ini menggunakan baterai, bergantung pada kapasitas baterai,” sebut Eddie Susanto instalatur sekaligus founder dari Cartens Autosound.
 
Pembahasan upgrade audio mobil listrik bersama Cartens ini sudah ditayangkan di segmen #BelajarAudioMobil pada kanal YouTube Sound and Machine Channel.
 
Lanjutnya, tantangan meningkatkan audio di mobil listrik bukan sekedar wacana. Eddie sendiri telah beberapa kali mendapatkan project upgrade audio untuk sejumlah tipe Electric Vehicle (EV).  
 
Sudah berhasil dikerjakan dan  tidak ada masalah sama sekali. Eddie menjelaskan, sebuah EV sebenarnya sudah menyediakan aki atau baterai khusus aksesoris.  
 
Baterai ini akan melayani kebutuhan daya seperti lampu speedometer dan lain-lain. Hal kelistrikan interior pun mengambil dari sini.  
 
Jadi intinya, untuk kepentingan audio hanya mengambil daya dari baterai aksesoris tersebut saja. Dimana sudah tentu aman untuk keseluruhan sistem mobil.
 
Eddie menjelaskan, jika mobil dibongkar akan terlihat sistem kelistrikan baterai yang ditandai dengan jalur kabel berwarna orange, jalur orange inilah yang tidak boleh disentuh sama sekali.
 
Hal yang perlu diperhatikan menurut pria yang sudah buka gerai audio mobil sejak tahun 2000 ini  adalah beban baterai.  
 
Apakah 20 ampere atau 30 ampere atau apakah ada beban maksimal bagi baterai tersebut, itu yang harus dipelajari oleh para installer.
 
Tampaknya, tantangan baru ini harus segera dipahami oleh banyak instalatur audio mobil, mengingat populasi mobil listrik kian bertambah dan kebutuhan upgrade audionya terus meningkat.
 
Jadi, siap siap ya masuki era baru ini. (Febri)

 

Baca Juga:
Amplifier Monoblock Hertz DPower1, Solusi Performa Bas Subwoofer di Ruang Terbatas