Oleh : Julfikri
Suasana seri perdana kompetisi car audio Indonesia Car Audio Network (I-CAN) musim 2025-2026.
SoundandMachine.com (Jakarta) - Car Audio Network (CAN) melalui Indonesia Car Audio Network (I-CAN) mengadakan seri perdana kompetisi car audio pada musim 2025-2026, pada tanggal 6 Juli 2025 di Mega Glodok Kemayoran, Jakarta.
Mulai dari seri perdana ini banyak hal baru yang mulai diadaptasi oleh I-CAN mulai mengadaptasi kelas baru yaitu CAN beat the Pro, dimana peserta Consumer, Prosumer, dan Profesional bertanding dalam satu kelas, dengan handicap berdasarkan pembayaran pendaftaran.
Baca Juga:
Lanjutkan Tradisi, Daihatsu Ajak Komunitas Penggunanya Mudik Bareng
“Kelasnya Consumer, Prosumer, Profesional. Ini perlu adaptasi lagi, jadi mobil kelas consumer, prosumer, profesional itu boleh tanding di CAN beat the Pro. Mereka bertanding dengan soal professional mereka bisa bertanding.” buka Ibnu Haldun, Presiden I-CAN kepada SoundandMachine.com di lokasi acara (6/7/2025).

Baca Juga:
Resmi! Bukan di NICE PIK 2, Pameran GIIAS 2026 Tetap Diadakan di ICE BSD
Selain itu, mulai dari seri ini diterapkan lagu baru yaitu dengan nada dan instrumen berbeda untuk tonal, dan 3 lagu berbeda serta 2 lagu yang sama dengan musim sebelumnya berdasarkan permintaan peserta yang menginginkan agar tetap ada.
Untuk seri pertama ini diikuti sekitar 60 peserta yang mengikuti 15 kelas Sound Quality (SQ), terdiri dari 6 kelas Consumer, 5 kelas Prosumer, 3 kelas Pro, dan King of Extreme.
Baca Juga:
Ikuti Perkembangan Zaman, Gerai Victory Audio Sukses Adakan Pameran Alpine Day
Kelas Consumer terdiri dari 2 Way 35 JT, 2 Way 70 JT, 3 WU 35 JT, 3 WU 70 JT, DSP (Digital Sound Processor) 6-channel, dan Extreme.
Kemudian untuk kelas Prosumer, terdiri dari 3 WU 70 JT, 2 Way 140 JT, 3 WU 140 JT, DSP 8-channel, dan Extreme. Berikutnya kelas Profesional atau Pro, terdiri dari WU 140 JT, 3 WU 280 JT, dan 3 WU 560 JT.

Bernard Cheah (kiri), juri CAN dari Malaysia.
Meski pertandingan ini bertaraf nasional, dari 4 juri yang bertugas, 2 diantaranya berasal dari Malaysia.
“Antusiasmenya bagus. Spiritnya sangat bagus, dan passion. Mereka kompetitif, dan standarnya hampir sama. Sulit bagi saya untuk menjurikan, karena saya harus memutuskan mana yang terbaik. Kompetisinya sangat ketat buat saya.” kata Bernard Cheah, salah satu juri yang berasal dari Malaysia.

Menariknya, di seri ini ada hadiah untuk pemenang di kelas tertentu, yaitu DSP Alpine PXE-640E-EL. (Joule)