Oleh : Febri
Soundandmachine.com (Jakarta) - Menjelang ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, muncul rumor kuat bahwa BYD Indonesia akan meluncurkan model terbarunya yang dikabarkan diberi nama BYD Atto 1.
Baca Juga:
Pertemukan Seni dan Teknologi, Denza Hadir di Pameran Seni ArtMoments 2026
Setelah sebelumnya santer dengan nama BYD Seagull, jenis city car listrik terjangkau yang sudah populer secara global.
Baca Juga:
Jawab Transisi Elektrifikasi, Jetour T1 Sodorkan Teknologi Hybrid i-DM
Siluet kendaraan yang dirilis melalui akun media sosial resmi BYD Indonesia serta spyshot temuan tim soundandmachine.com menguatkan spekulasi ini, mengingat bentuknya sangat identik dengan Seagull.
Baca Juga:
Perkuat Ekosistem Energi Baru, PEVS 2026 Akan Hadirkan Kendaraan Hybrid
Secara global, BYD Seagull memiliki dimensi yang digadang setara city car lokal seukuran Honda Brio dan Toyota Agya, dengan panjang sekitar 3.780 mm.
Dihimpun dari berbagi sumber, pilihan baterainya tersedia mulai dari 30 hingga 38 kWh dengan jarak tempuh 300–400 km (CLTC), tergantung varian.
Tenaga motor listriknya berkisar 75 PS, dengan fitur modern seperti kamera 360, layar 10 inci, 6 airbag, dan wireless Apple CarPlay. Namun hingga saat ini, BYD Indonesia belum mengonfirmasi secara resmi rincian teknis maupun harga dari Atto 1.

Respon Konsumen
Menanggapi rumor ini, seorang calon konsumen mulai memberikan pandangan awal. Salah satunya, Aya Rachgea, seorang pekerja profesional di kawasan SCBD Jakarta.
“Depan dan belakang bagus mewah, samping untuk yang suka classy kaya aku kurang suka, tapi untuk orang yang suka futuristik mungkin suka ya. Interiornya juga bagus dan mewah. Kalo harganya beda tipis sama mobil bensin mungkin aku akan pilih BYD (Atto 1) biar hemat bensin,” ungkapnya saat ditunjukkan gambar BYD Atto 1.
Pendapat senada disampaikan Maharani, akademisi dari Bekasi. "Desainnya futuristik, tapi imut ya. Mungkin karena dimensinya mirip Brio. Cocok nih, buat mobilitas perkotaan," sebutnya.
Jika benar akan dinamai BYD Atto 1, maka kehadiran model ini akan menjadi langkah strategis BYD untuk memperkuat pasar EV kompak di Indonesia.
Peluncurannya di GIIAS 2025 patut dinantikan, mengingat potensi harga terjangkau dan fitur lengkap yang ditawarkan di negara lain. Kita tunggu peluncuran resminya. (Febri)