Oleh : Febri
Soundandmachine.com (Munich, Jerman) - Ajang IAA Mobility 2025 menjadi panggung debut global Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL) Shenxing Pro, baterai lithium iron phosphate (LFP) terbaru yang digadang sebagai solusi e-mobility paling lengkap untuk pasar Eropa.
Baca Juga:
Jadi Lawan atau Sekedar Pilihan? Geely EX2 Dibanderol Mulai Rp 229 Jutaan
Disebut sebagai “pembunuh Solid State”, Shenxing Pro hadir dengan kombinasi keunggulan keamanan, jarak tempuh, pengisian super cepat, serta daya tahan panjang dengan harga yang tetap kompetitif.

Baca Juga:
Peminatnya Membludak, Pengiriman BYD Tembus 10.000 Unit di Oktober-November 2025
Berbasis teknologi NP 3.0, Shenxing Pro menawarkan dua varian unggulan. Pertama, Super Long Life & Long Range Battery dengan jarak tempuh WLTP hingga 758 km, usia pakai hingga 12 tahun atau 1.000.000 km, dan degradasi hanya 9% setelah menempuh 200.000 km pertama.
Baca Juga:
Penjualan EV Tumbuh Pesat, BYD Catatkan Pencapaian Impresif di Indonesia
Kedua, Super-Fast Charging Battery yang mampu menambah jarak 478 km hanya dalam 10 menit pengisian daya, atau setara 0,8 km per detik. Bahkan dalam kondisi ekstrem –20°C, baterai ini masih bisa menempuh 410 km setelah diisi selama 20 menit.
Dari sisi performa, Shenxing Pro juga impresif. Dengan output daya hingga 830 kW, baterai ini memungkinkan akselerasi 0–100 km/jam dalam 2,5 detik, bahkan saat state of charge (SOC) hanya tersisa 20%.
Tidak hanya cepat dan bertenaga, desain sel Wave dengan teknologi pendinginan dan fiksasi multi-arah meningkatkan kekakuan paket baterai hingga 25%, sekaligus menjaga keselamatan dengan mencegah kebakaran maupun asap saat terjadi thermal runaway.

Dr. Lingbo Zhu, CTO CATL International Business Unit menegaskan, Shenxing Pro dirancang untuk menjawab semua kebutuhan konsumen EV modern.
“Dengan jarak tempuh, pengisian daya, dan daya tahan unggulan, Shenxing Pro menjadi solusi terbaik untuk mobil listrik di Eropa,” ujar Dr. Lingbo Zhu.
Peluncuran Shenxing Pro juga mempertegas strategi CATL yang tidak lagi sekadar mengekspor baterai ke Eropa, melainkan membangun ekosistem “di Eropa, untuk Eropa.”
Dengan investasi lebih dari €11 miliar, CATL menggandeng lebih dari 200 produsen otomotif global serta 1.000 pemasok lokal untuk memperkuat kolaborasi dalam elektrifikasi.
Kehadiran CATL Shenxing Pro menandai lompatan besar dalam teknologi baterai EV. Dengan keunggulan pada aspek keamanan, kecepatan pengisian, jarak tempuh, dan daya tahan, baterai ini bukan hanya pesaing, tetapi bisa menjadi jawaban nyata atas hype baterai solid state.
CATL sekaligus menunjukkan visinya untuk mempercepat transisi mobilitas berkelanjutan di Eropa, dengan produk yang siap pakai, tangguh, dan mendukung masa depan elektrifikasi global. (Febri)