Penjualan EV Tumbuh Pesat, BYD Catatkan Pencapaian Impresif di Indonesia

  • Oleh : redaksi

Selasa, 16/Des/2025 15:00 WIB


Soundandmachine.com (Jakarta) - Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia memasuki fase yang semakin matang, dan BYD menjadi salah satu motor penggerak utamanya.

Dalam kurun waktu dua tahun terakhir, pasar EV nasional mencatat pertumbuhan yang sangat agresif, seiring meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap teknologi kendaraan listrik, dukungan pemerintah, serta hadirnya produk yang dinilai relevan secara teknologi maupun harga.

BYD, sebagai salah satu pemain utama, mencatatkan pencapaian yang bukan hanya impresif secara angka, tetapi juga signifikan secara struktural bagi ekosistem EV Tanah Air.

Baca Juga:
Detailnya Mulai Diungkap, Begini Impresi Wuling Eksion Varian EV dan PHEV

Dalam sesi tanya jawab bersama media (11/12/2025), Eagle Zhao selaku President Director PT BYD Motor Indonesia mengungkapkan bahwa respons pasar Indonesia terhadap EV berkembang jauh lebih cepat dari ekspektasi awal.
 

“Kalau kita melihat ke belakang, Indonesia benar-benar luar biasa. Pangsa pasar EV pada 2023 masih di angka 2 persen, lalu di 2024 meningkat dua kali lipat menjadi 5 persen, dan pada 2025 ini melonjak ke 12 persen. Artinya ada pertumbuhan sekitar 500 persen hanya dalam dua tahun. Ini menjadi tanda yang sangat jelas bahwa pasar Indonesia merespons positif teknologi BYD,” ujar Eagle Zhao.

Baca Juga:
Siap Jadi Luxury MPV Revolusioner, Denza D9 Generasi Baru Segera Hadir

Pencapaian ini tergolong luar biasa untuk pasar Indonesia, apalagi jika dibandingkan dengan Tiongkok yang membutuhkan waktu lebih dari delapan tahun untuk mencapai lonjakan serupa. Dalam konteks global, dominasi brand Tiongkok di pasar EV juga semakin menguat, dengan sekitar 68 persen pangsa EV dunia saat ini dikuasai oleh pabrikan asal China, termasuk BYD.

Baca Juga:
Penggunanya Semakin Bertambah, MG Maksimalkan Layanan Mudik Lebaran 2026

 

Kekuatan BYD tidak lepas dari fondasi teknologi yang sangat kuat. Secara global, BYD dikenal sebagai automaker dengan paten inti dan penguasaan teknologi EV yang komprehensif. Selama lebih dari 20 tahun, investasi riset dan pengembangan BYD bahkan melampaui laba bersih perusahaan.

Pada kuartal ketiga 2025 saja, nilai investasi R&D BYD mencapai lebih dari 3,5 miliar dolar AS. Ditambah dengan strategi vertical integration, mulai dari semikonduktor, baterai, hingga bodi kendaraan yang diproduksi secara in-house, hal ini membuat BYD mampu menghadirkan produk berteknologi tinggi dengan harga yang kompetitif, sesuatu yang kerap mengejutkan konsumen.

Lonjakan penjualan EV nasional sejak 2024 menjadi bukti bahwa pasar Indonesia semakin siap bertransisi ke kendaraan listrik.

Dengan pertumbuhan dari 2 persen menjadi 12 persen hanya dalam dua tahun, BYD tampil sebagai salah satu pendorong utama perubahan ini.

Didukung teknologi in-house, investasi R&D besar, ekspansi jaringan aftersales, serta kolaborasi lintas industri dan pemerintah, BYD menunjukkan komitmen jangka panjang untuk membangun ekosistem EV yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia.

Tidak heran, saat ini BYD mendominasi pasar kendaraan elektrifikasi dan diprediksi kedepannya akan konsisten memimpin pangsa pasar di segmen ini. (*)