Kompetisi Mobile Sound Festival Tunjukkan Peningkatan Minat Modifikasi Car Audio EV

  • Oleh : Julfikri

Senin, 27/Apr/2026 18:00 WIB
Kompetisi Mobile Sound Festival seri ketujuh musim 2025-2026 menunjukkan peningkatan peserta kompetisi car audio dengan kendaraan listrik. Kompetisi Mobile Sound Festival seri ketujuh musim 2025-2026 menunjukkan peningkatan peserta kompetisi car audio dengan kendaraan listrik.

SoundandMachine.com (Jakarta) - Mobile Sound Festival (MSF) mengadakan seri kompetisi ketujuh untuk musim 2025-2026 pada tanggal 25-26 April 2026 di Mega Glodok Kemayoran, Jakarta.

Dihadiri sekitar 187 peserta, menariknya yang berkompetisi dengan kendaraan listrik atau battery electric vehicle (BEV) semakin banyak dibanding seri MSF sebelumnya.

Baca Juga:
Lebih Merangkul Pelaku Industrinya, Kompetisi Audio Mobil MSF Gelar Kelas Khusus

“Baru beda 4 bulan yang lalu, sekarang BEV-nya sudah banyak dan lompatannya lumayan. Peningkatannya 4 kali lipat. Kalau biasanya BEV cuma 2-3 mobil sekarang udah belasan.” buka Roland Siahaan, Founder MSF kepada SoundandMachine.com di lokasi acara (26/4/2026).

Baca Juga:
Dijuri Klub Home Audio, Mobile Sound Festival Adakan Kompetisi Kolaborasi

Menurut Roland, yang membuat peserta berkompetisi dengan BEV semakin banyak, salah satunya karena terbukti aman, dan itu tersampaikan lewat pemberitaan atau media sosial.

Sebenarnya BEV sendiri yang kebanyakan dari pabrikan Tiongkok, sudah potensial untuk memodifikasi car audio, mulai dari tidak ada suara saat diam, ruang akustik terutama dasbor, hingga faktor lain seperti tebalnya plat.

Baca Juga:
Ada yang Baru, Mobile Sound Festival Gelar Seri Perdana Musim Kompetisi 2025-2026

“Dipakai buat audio enak, belum apa-apa sudah menang di hening. Mobil listrik Tiongkok ini memang dia punya plat tebal-tebal, dan ada beberapa pabrikan mereka sudah langsung dari OEM sudah ada lapis busanya, dan akustiknya pun bagus karena mungkin material dari kabin-nya bagus juga.” kata Roland.

Sampai akhirnya peminat modifikasi audio BEV bisa seiring dengan bertambahnya populasi BEV itu sendiri di Indonesia, dan sudah terlihat di kompetisi MSF seri ketujuh ini, dari adanya peserta dengan BEV terbaru dan terpopuler.

Sebut saja Jaecoo J5 EV, BYD Atto 1, BYD Sealion 7, BYD M6, dan beberapa BEV populer lainnya yang banyak hadir di MSF seri ketujuh.

Menariknya, peserta yang berkompetisi dengan EV ini bukan hanya di kelas EV yang sudah disediakan, tetapi juga di kelas reguler, berbaur dengan mobil bermesin pembakaran dalam.

Itu artinya, EV bukan lagi ancaman bagi pelaku industri modifikasi car audio, tetapi justru sebagai peluang, berawal dari potensi.

“Pada saat teman-teman yang pakai mobil BEV ini makin banyak, biasanya orang kepo. Akhirnya mulai terbuka celah, gak kenapa-kenapa mobil BEV main audio, yang penting pasang di toko yang sudah ada experience di mobil listrik, tapi jangan nekat juga, karena perlu ada perlakuan khusus.” pungkas Roland. (Joule)