GIIAS 2026: Tampil Berani Tanpa Elektrifikasi, Subaru Luncurkan All-New Outback

  • Oleh : Julfikri

Sabtu, 08/Agu/2026 18:00 WIB
Subaru luncurkan All-New Outback di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang tampil berani tanpa elektrifikasi. Subaru luncurkan All-New Outback di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang tampil berani tanpa elektrifikasi.

SoundandMachine.com (Tangerang) - Subaru Indonesia hadir di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang diadakan pada tanggal 30 Juli hingga 9 Agustus 2026 di ICE BSD, Tangerang.

Memanfaatkan momen tersebut, Subaru meluncurkan SUV flagship yang sekarang sudah memasuki generasi baru dan pertama di Asia Tenggara, yaitu Subaru All-New Outback.

Baca Juga:
Ada Subsidi Hingga Rp 4 Juta, Suzuki Gelar Promo Trade-In Eksklusif di GIIAS 2026

Outback terus berevolusi sebagai representasi filosofi Subaru, dalam menghadirkan kendaraan yang memadukan kapabilitas yang semakin siap menghadapi berbagai kondisi jalan.” buka Edward Kencono, Executive General Manager Subaru Indonesia dalam keterangan resmi (29/7/2026).

Baca Juga:
GIIAS 2026: Sportscar Legendaris Nissan Fairlady Z Bangkitkan Antusiasme Kultur Otomotif

Eksterior All-New Outback tampil lebih SUV, dengan dimensi lebih besar namun tetap dengan proporsi station wagon seperti generasi sebelumnya.

All-New Outback memiliki panjang 4.880 mm lebih panjang 10 mm, lebar 1.880 mm lebih lebar 5 mm, dan tinggi 1.715 mm lebih tinggi 40 mm.

Baca Juga:
GIIAS 2026: Buat Kendaraan Listrik Lebih Bernilai, Vinfast Fokus Pengalaman Kepemilikan

Subaru mengklaim bahwa dengan bodi yang lebih kaku, nilai aerodinamika lebih baik dari model sebelumnya.

Dimensi lebih besar dan garis bodi mengotak membuat interior All-New Outback juga lebih lapang, dengan front seat head room bertambah 27 mm, rear seat headroom bertambah 36 mm, front seat legroom bertambah 6 mm, namun rear seat legroom tetap sama.

Sementara untuk interiornya, All-New Outback tampil lebih intuitif dengan jumlah tombol fisik lebih banyak, dan jok yang dirancang ergonomis dan menyehatkan karena dikembangkan bersama fakultas kedokteran Gunma University.

Panel instrumen full digital 12,3 inci Smart Instrument Cluster dan 12,1 inci infotainment display membuat All-New Outback tampil mengikuti perkembangan zaman.

Dibalik kabin All-New Outback terdapat insulated roof, under floor cover, toe board insulator, enhanced lower cover fender, enhanced hood insulator, dan kaca ganda di kaca depan untuk mengurangi noise, vibration, dan harshness.

Tentunya All-New Forester dilengkapi all-wheel drive yang sudah menjadi core technology, dan sistem keselamatan aktif EyeSight serta sistem keselamatan pasif terdiri dari Subaru Global Platform, 9 airbag, collapsible engine, dan side impact beam yang melindungi penumpang saat terjadi benturan.

Untuk dapur pacu, disinilah poin paling menariknya, karena masih mengusung mesin bensin murni, tanpa elektrifikasi sama sekali di tengah era elektrifikasi yang semakin semarak, termasuk di segmen ini.

Mesin yang digunakan antara lain flat-4 berkapasitas 2.500 cc bertenaga 185 HP / 5.800 rpm dan torsi 245 Nm / 3.400 rpm yang disalurkan oleh transmisi CVT dengan 8-speed mode.

“Kalau dari pelanggan kita, secara profil lebih suka internal combustion, sehingga untuk strategi dalam jangka tahun ini masih akan fokus ke combustion. Tapi tidak menutup, jika nanti kita akan menghadirkan elektrifikasi atau hybrid sesuai analisa ke depannya.” jelas Edward.

Dengan tetap mempertahankan idealisme Subaru dari sisi engineering serta tanpa elektrifikasi, All-New Outback tampil berani dibanderol dengan harga Rp. 1,025 miliar. (Joule)