Oleh : Julfikri
BMW resmi meluncurkan mobil listrik revolusioner iX3 di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang menandakan babak baru bagi perusahaan.
SoundandMachine.com (Tangerang) - BMW Indonesia hadir di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) pada tanggal 30 Juli hingga 9 Agustus 2026 di ICE BSD, Tangerang, menunjukkan babak baru bagi perusahaan.
Salah satunya dari kendaraan terbaru yang diluncurkan di GIIAS 2026 yaitu BMW iX3, model ‘Neue Klasse’ pertama menunjukkan masa depan perusahaan.
Baca Juga:
GIIAS 2026: Rayakan Kiprah 140 Tahun Motorisasi, Mercedes-Benz Luncurkan Dua Mobil Baru

“iX3 bukan hanya kendaraan listrik terbaru, melainkan representasi dari generasi baru BMW yang menghadirkan desain progresif, inovasi digital, dinamika berkendara, serta teknologi elektrifikasi terbaru, tanpa mengorbankan Sheer Driving Pleasure yang menjadi DNA kami.” buka Peter ‘Sunny’ Medalla, President Director BMW Group Indonesia dalam keterangan resmi (29/7/2026).
Baca Juga:
GIIAS 2026: Tampil Berani Tanpa Elektrifikasi, Subaru Luncurkan All-New Outback
Dibangun di atas arsitektur Neue Klasse yang sepenuhnya baru, iX3 menghadirkan BMW eDrive Generasi Keenam, arsitektur kelistrikan 800 volt, dan empat komputer performa tinggi (Superbrains).
Ditambah, BMW Panoramic iDrive yang mendefinisikan ulang pengalaman berkendara khas BMW. Neue Klasse juga akan menjadi fondasi bagi lebih dari 40 model BMW baru maupun penyegaran model yang akan diperkenalkan hingga tahun 2027.
Baca Juga:
Ada Subsidi Hingga Rp 4 Juta, Suzuki Gelar Promo Trade-In Eksklusif di GIIAS 2026
Mengusung bahasa desain BMW terbaru, iX3 tampil lebih sederhana, modern, dan berkarakter. Interpretasi baru Kidney Grille vertikal, horizontal light signature, serta proporsi khas BMW X mempertegas identitas visual kendaraan ini.
Untuk dimensinya, iX3 memiliki panjang 4.782 mm, lebar 1.895 mm, tinggi 1.635 mm, serta koefisien hambatan udara (Cd) hanya 0,24, sehingga tercipta paduan desain progresif dengan efisiensi aerodinamika semakin optimal.
Dirancang khusus sebagai kendaraan listrik, arsitektur terbaru ini juga menghadirkan ruang kabin yang lebih lapang untuk lima penumpang. Kapasitas bagasi mencapai 520 liter dan dapat diperluas hingga 1.750 liter.
Sementara ruang penyimpanan tambahan (frunk) berkapasitas 58 liter semakin meningkatkan kepraktisan kendaraan. Sebagai opsi, kendaraan juga mampu menarik beban hingga 2.000 kilogram melalui electric trailer tow hitch.
iX3 menjadi BMW paling cerdas yang pernah dikembangkan berkat arsitektur elektronik dan perangkat lunak generasi terbaru yang didukung empat Superbrains.
Dibandingkan unit kendali konvensional, kemampuan pemrosesannya meningkat hingga 20 kali lebih cepat sehingga mampu mengelola driving dynamics, automated driving, infotainment, hingga berbagai fungsi kenyamanan kendaraan secara lebih cerdas dan efisien.

Sebagai model produksi pertama yang menghadirkan BMW Panoramic iDrive, iX3 memperkenalkan pengalaman digital generasi baru melalui BMW Panoramic Vision, Central Display dengan desain free-cut, multifunction steering wheel terbaru, BMW Operating System X, serta BMW Intelligent Personal Assistant.
Seluruh sistem dikembangkan berdasarkan filosofi khas BMW, "Hands on the Wheel, Eyes on the Road", sehingga seluruh informasi penting tetap berada dalam bidang pandang pengemudi.
iX3 menjadi BMW pertama dengan eDrive Generasi Keenam, dengan kehilangan energi berkurang hingga 40%, bobot sistem berkurang hingga 10%, serta biaya produksi turun hingga 20%.
Sebagai bagian dari teknologi BMW eDrive Generasi Keenam, iX3 mengusung dua motor listrik yang menghasilkan tenaga hingga 345 kW (469 hp) dan torsi maksimum 645 Nm.
Dengan motor listrik tersebut, iX3 mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam 4,9 detik dengan kecepatan maksimum 210 km/jam.
Baterai iX3 mengusung cylindrical battery cell generasi terbaru menawarkan peningkatan energy density hingga 20%, sementara teknologi Cell-to-Pack dan Pack-to-Open-Body turut meningkatkan efisiensi sekaligus kekakuan struktur kendaraan.
Dengan baterai tersebut, iX3 memiliki kapasitas 108,7 kWh, untuk daya jelajah jarak hingga 805 kilometer berdasarkan standar WLTP. Apabila diisi dengan DC Fast Charging 400 kW dalam waktu 10 menit, iX3 mampu menambah jarak tempuh hingga 372 kilometer.
Sementara pengisian baterai dari 10% hingga 80% dapat diselesaikan hanya dalam 21 menit. Selain mendukung pengisian daya AC hingga 22 kW, kendaraan ini juga menjadi BMW pertama yang menghadirkan teknologi Bidirectional Charging melalui Vehicle-to-Load (V2L), Vehicle-to-Home (V2H), dan Vehicle-to-Grid (V2G).
Sebagai BMW pertama yang ‘Neue Klasse’, iX3 50 xDrive dibanderol dengan harga Rp. 2,269 miliar off-the-road. (Joule)