Sudah Teruji di Kompetisi Internasional, Crescendo Luncurkan Amplifier Baru 7A4 V2

  • Oleh : Julfikri

Jum'at, 21/Agu/2026 18:00 WIB
Audio Plus Indonesia rilis power amplifier baru Crescendo 7A4 V2 yang sudah teruji di kompetisi car audio sebelum diluncurkan. Audio Plus Indonesia rilis power amplifier baru Crescendo 7A4 V2 yang sudah teruji di kompetisi car audio sebelum diluncurkan.

SoundandMachine.com (Jakarta) - Audio Plus Indonesia meluncurkan power amplifier 4-channel flagship barunya yaitu Crescendo 7A4 V2, yang merupakan product update dari Crescendo 7A4 V1, pada tanggal 18 Agustus 2026.

7A4 V2 dibuat untuk mengikuti tuntutan pasar saat ini, yaitu rentang frekuensi lebar dan distorsi rendah dari hasil pengukuran, hasil suara dinamis, presisi, dan alami layaknya live music, dan bisa dinikmati jangka panjang, terutama saat memutar lagu.

Baca Juga:
Menang Kompetisi di Eropa, Crescendo dan Harmonic Harmony Tunjukkan Standar Global

“Kita ini mengikuti tren pasar, memang teknologi sekarang sudah lebih bagus, tapi perlu kita memilih mana yang bisa memenuhi kriteria pasar. Crescendo mengikuti tuntutan pasar, kalau tidak, susah untuk ekspor.” buka Andreas Tjahjadi, Chief Executive Officer PT. Audio Plus Indonesia sekaligus founder Crescendo kepada SoundandMachine.com dalam konferensi pers di Jakarta (18/8/2026).

Baca Juga:
Harmonic Harmony Kenalkan Dua Produk Baru, Bikin Sistem Suara di Mobil Lebih Hidup

Untuk memenuhi tuntutan tersebut, 7A4 V2 dibuat sebagai amplifier murni tanpa tambahan fitur yang tumpang tindih dengan perangkat lain.

Pertama, tanpa crossover atau digital sound processor (DSP) yang menurut Crescendo menimbulkan pergeseran fase, switch aktivasi sering bermasalah, dan sudah bisa dilakukan di DSP yang sekarang harganya sudah terjangkau.

Baca Juga:
Performa Tinggi di Ruang Terbatas, Power Amplifer Audison SR Series Masih Jadi Andalan

Kedua, tanpa inverting module dengan menghilangkan sirkuit inverting module untuk proses bridging, menghindari pergeseran fase, dan inverting untuk proses bridging bisa dilakukan di DSP.

Ketiga, opsi bypass sebagian preamp yang menyediakan opsi jalur bypass pada sebagian stage preamp, dan khusus speaker dengan sensitivitas tinggi.

7A4 V2 dibuat bekerja menyalurkan sinyal audio secara murni tanpa menambah atau mengurangi karakter asli, agar suara yang dihasilkan berkarakter detail, dinamik, dan live sesuai preferensi audio modern.

Transistor final on dan semiconductor seri MJW dipilih untuk menghasilkan suara modern yang cepat dan dinamis, sehingga memiliki performa tinggi menurut Crescendo.

Buffered VAS driver memiliki kemampuan current swing hingga 400 kali lebih besar dibanding 7A4 V1 produk pendahulunya sehingga dinamika suara meningkat jauh. Ditambah, kontrol bias presisi memastikan akurasi operasional amplifier.

Crescendo merancang 7A4 V2 menjadi amplifier yang berbanding lurus antara fungsi dan estetika.

Pertama dari tampilan semi terbuka dengan penutup atas semi transparan untuk memperlihatkan tata letak komponen internal yang simetris dan rapi. Ditambah, indikator pencahayaan LED untuk merepresentasikan status amplifier.

Dengan desain seperti ini selain memperindah ruang kabin, juga memudahkan pemilik atau instalatur memantau kondisi amplifier apakah ada sesuatu yang salah atau tidak.

7A4 V2 memiliki passive cooling system dengan menggunakan heatsink aluminum masif di bagian samping, agar adaptif dengan suhu di sekitar dimana amplifier tersebut dipasang, dan juga bekerja lebih senyap karena tidak ada pergerakan dari kipas atau kerja water cooling. 

“Kita kirim ke negara yang daerah sangat panas, kita ekspor ke Iran terus terang, itu kalau siang panas sekali, amplifier ini harus tahan. Ketika dingin, di Eropa suhunya sampai minus, ampli ini harus tahan. Saya mempertimbangkan kalau pakai fan bisa mendinginkan, kalau memanaskan gimana. Jadi passive cooling is the best.” jelas Andreas.

Sebelum diluncurkan, Crescendo sudah melakukan ujicoba amplifier tersebut IHEAC 2025, dan EMMA Asia Final 2025 waktu masih memakai test mule dengan casing 7A4 V1, dan mendapat gelar juara. 

Selain itu, amplifier 7A4 V2 juga sudah digunakan di ajang 2026 EMMA Eurofinal di Austria dan mendapat gelar juara, sehingga sudah terbukti kapabilitasnya sebelum diluncurkan. (Joule)