Buktikan Komitmen, Pabrik Baru BYD Indonesia Bakal Lahirkan Banyak Model Baru

  • Oleh : anto

Jum'at, 04/Sep/2026 14:00 WIB


Soundandmachine.com (Subang) - PT BYD Auto Indonesia meresmikan pabrik barunya di kabupaten Subang, Jawa Barat (3/9/2026). Peresmian ini menjadi penanda penting bagi perjalanan BYD dalam membangun basis produksi kendaraan listrik di Indonesia.


Baca Juga:
Tahun Ketiga Aktif di MotoGP, Bukti Komitmen Pertamina Lubricants di Kancah Global

Pabrik BYD berlokasi di kawasan industri Subang Smartpolitan Industrial Park dengan nilai investasi total Rp 11,7 triliun.


Baca Juga:
Sambut HUT RI Ke-81, BMW Astra Bersama Teh Villa Gallery Hadirkan Kolaborasi Seni

Fasilitas pabrik ini berdiri di atas area seluas 126 hektare. Kapasitas produksi tahunan hingga 150.000 unit, saat ini telah menyerap tenaga kerja lokal sebanyak lebih 5.000 orang, dengan kapasitas penuh hingga 20.000 orang.

Baca Juga:
Pameran GIIAS Catat 591 SPK, Begini Pencapaian Penjualan Daihatsu di Bulan Juli 2026


Peresmian fasilitas manufaktur BYD Indonesia secara resmi dibuka oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Bapak Agus Gumiwang Kartasasmita dan Ketua Dewan Ekonomi Nasional Republik Indonesia, Bapak Luhut Binsar Pandjaitan.


Didampingi oleh Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Bapak Todotua Pasaribu serta Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, beserta jajaran Forkopimda Provinsi Jawa Barat.


Rangkaian peresmian diawali dengan sambutan dari Liu Xueliang, Vice President of BYD Co., Ltd. And General Manager of BYD Asia-Pacific Auto Sales Division.

Pada kesempatan ini beliau menyampaikan pandangan BYD mengenai perjalanan dan komitmennya dalam mendukung pengembangan industri kendaraan energi baru di Indonesia.


Disebutnya, pembangunan fasilitas perakitan kendaraan energi baru ini telah selesai. Kehadiran pabrik ini menurutnya menjadi bagian dari komitmen jangka panjang BYD di Indonesia.

 

Fasilitas yang ada di pabrik BYD ini meliputi Stamping, Welding, Painting dan Assembly. Xueliang menjelaskan, keberadaan fasilitas ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan industri kendaraan elektrifikasi di Indonesia.

 

Selain memperkuat ekosistem manufaktur otomotif nasional, pabrik ini diharapkan dapat membuka peluang penyerapan tenaga kerja baru serta mengembangkan kesempatan bagi pertumbuhan industri lokal.

 

"Kehadiran fasilitas ini menjadi tonggak bersejarah dalam perjalanan BYD mendukung pengembangan industri kendaraan elektrifikasi," tutupnya.

 

Selain investasi di sektor manufaktur, BYD juga menyatakan terus memperluas kehadirannya di Indonesia melalui pengembangan jaringan penjualan dan layanan di berbagai wilayah.

 

Xueliang juga menyebut kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap BYD juga terus tumbuh. Diwujudkan lewat seremoni penyerahan unit kendaraan ke-100.000 BYD di Indonesia pada momen peresmian ini.


Serta target meningkatkan jumlah jaringan purna jual di tahun 2026 ini sebanyak 100 outlet menjadi 200 outlet di tahun 2027.


Dengan segenap kelengkapan fasilitas pabrik baru ini, BYD Indonesia akan bersiap melahirkan model-model terbarunya. (anto)