Pelanggan Bayar Lunas Mobil Tak Kunjung Datang, Wuling Minta Maaf

  • Oleh : Julfikri

Senin, 07/Sep/2026 12:00 WIB
Ilustrasi Wuling Motors Ilustrasi Wuling Motors

SoundandMachine.com (Jakarta) - Ramai di media sosial, terjadi kasus dugaan penipuan yang dilakukan oleh dealer Wuling Perdana di Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur, kepada salah satu pelanggan.


Baca Juga:
Wuling Aira EV Sukses di GIIAS 2026, Tembus 2.238 SPK dan Paling Banyak Diuji Coba

Kasus tersebut bermula dari pelanggan Wuling yang sudah membayar lunas, dan proses transaksi didampingi oleh tenaga penjual, tetapi unit tidak kunjung datang. 


Baca Juga:
GIIAS 2026: Beli Unit Bisa Langsung Bawa Pulang, Wuling Jagokan Aira EV

Padahal uang tersebut dikirim ke rekening perusahaan beserta bukti transaksi seperti kuitansi lengkap dengan materai, stempel, dan tanda lunas resmi dari dealer Wuling, sementara pihak dealer mengaku bahwa uang tersebut tidak masuk dalam rekening perusahaan.


Baca Juga:
Andalkan BinguoEV Sebagai Armada, Wuling Resmi Berkolaborasi Dengan Grab

Pihak dealer mengakui bahwa terdapat rekayasa sistem administrasi, dimana nomor surat pemesanan kendaraan (SPK) tercatat atas nama dua konsumen yang berbeda.


Alhasil, kasus tersebut menjadi viral, sampai Wakil Walikota Surabaya, Ir. H. Armuji, M.H. atau dikenal sebagai Cak Ji, turun tangan memediasi pelanggan dengan pihak dealer.


Disampaikan melalui keterangan resmi pada tanggal 3 September 2026, agen pemegang merek Wuling Motors telah mengetahui permasalahan yang terjadi dalam proses pembelian kendaraan pada salah satu jaringan Wuling Motors di kota Surabaya. 


“Atas kejadian tersebut, Wuling Motors menyampaikan permohonan maaf atas kerugian dan ketidaknyamanan yang dialami oleh konsumen.” buka Wuling Motors dalam keterangan resmi (3/9/2026).


Wuling Motors mengakui bahwa berdasarkan hasil penelusuran, telah ditemukan pelanggaran terhadap standar operasional prosedur (SOP) yang dilakukan oleh oknum wiraniaga dalam proses transaksi. 


Oleh karena itu, Wuling Motors menegaskan bahwa perusahaan nya tidak menoleransi segala bentuk tindakan yang bertentangan, baik hanya sebatas pelanggaran prosedur maupun sampai merugikan konsumen.


“Kami juga berkomitmen untuk memastikan setiap konsumen mendapatkan haknya dalam bertransaksi di seluruh jaringan dealer resmi Wuling Motors, sesuai dengan standar yang berlaku.” tegas Wuling Motors.


Menindaklanjuti permasalahan tersebut, Wuling Motors akan mengambil tindakan dan melakukan langkah korektif terhadap dealer yang bersangkutan, serta melakukan evaluasi untuk menjamin proses pelayanan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 



“Wuling Motors menghargai kepercayaan yang telah diberikan oleh konsumen dan akan terus memperkuat pengawasan terhadap penerapan standar operasional di jaringan dealer resmi guna menjaga kualitas pelayanan serta mencegah terjadinya kejadian serupa di kemudian hari.” pungkas Wuling Motors. (Joule)