Lebih Bebas Tampil Berkelas, GWM Luncurkan MPV Pertama Wey G9 di BCA Expo 2026

  • Oleh : Julfikri

Senin, 14/Sep/2026 10:00 WIB
GWM Wey G9, MPV pertama GWM di Indonesia yang diluncurkan di pameran BCA Expo 2026. GWM Wey G9, MPV pertama GWM di Indonesia yang diluncurkan di pameran BCA Expo 2026.

SoundandMachine.com (Tangerang) - GWM Indonesia memanfaatkan momen BCA Expo yang diadakan pada tanggal 11-13 September 2026 di ICE BSD, Tangerang, untuk meluncurkan MPV pertamanya, yaitu GWM Wey G9.

Alasan utama GWM Indonesia merilis Wey G9 adalah karena pasar Indonesia adalah salah satu yang terbesar untuk kendaraan berjenis multi-purpose vehicle (MPV), dan itu sudah teruji oleh pabrikan lain, termasuk sesama Tiongkok.

Baca Juga:
Masih Optimis Sedan, Mercedes-Benz Kenalkan All-New CLA di BCA Expo 2026

“Indonesia adalah negara dengan pasar MPV terbesar di dunia. Sesuai namanya, kendaraan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan perjalanan dalam berbagai skenario.” kata Bagus Susanto, Chief Executive Officer Inchcape GWM Indonesia.

Baca Juga:
Pameran Multiproduk Rasa Motorshow, Tiga Mobil Baru ini Debut di BCA Expo 2026

Eksterior Wey G9 memiliki panjang 5.085 mm, lebar 1.985 mm, dan tinggi 1.900 mm, yang terbesar di kelasnya. Ditambah, wheelbase 3.085 mm dan ground clearance 155 mm.

Secara bentuk, Wey G9 lebih umum untuk ukuran luxury MPV di kelasnya, dibanding Xpeng X9 yang lebih menghadirkan unsur futurism ala kendaraan science fiction.

Baca Juga:
Dealer Pertama Indomobil, GWM PIK Jakarta Utara Resmi Didirikan

Masuk ke kabin, Wey G9 memiliki sliding door ultra-wide, dual-stepping height dengan handrail, dan kabin dengan tinggi 1.277 mm dari lantai serta celah tengah sepanjang 170 mm.

Kabin Wey G9 dilengkapi penyimpan makanan dan minuman dimana pengguna bisa mendinginkan hingga 0 derajat, atau memanaskan hingga 50 derajat tergantung kebutuhan.

Selain itu, Wey G9 juga dilengkapi jok baris kedua zero gravity seat dengan ventilated seat dan pemijatan, serta jok baris ketiga dengan lebar 1.300 mm dan kedalaman 512 mm.

Wey G9 memiliki kaca dua lapis di 8 jendela yang membuatnya memiliki kekedapan 63,4 dB di kecepatan 120 km/jam, sehingga audio system 21-speaker dan 2.440 Watt amplifier bisa maksimal.

Agar sesuai dengan konsepnya yaitu memenuhi kebutuhan perjalanan dalam berbagai skenario, untuk luxury MPV ini GWM Indonesia memilih hybrid dan plug-in hybrid ketimbang kendaraan listrik murni seperti yang dilakukan oleh pabrikan Tiongkok lain.

“Kehadiran teknologi mobil listrik tentunya memberikan manfaat yang baru, baik dalam hal performa berkendara maupun efisiensi. Namun demikian, tentu ada kebebasan yang hilang, dimana ketika kita membutuhkan perjalanan yang jauh, kebebasan itu terasa berkurang.” jelas Bagus.



Wey G9 tersedia varian plug-in hybrid electric vehicle dengan baterai yang bisa diisi seperti kendaraan listrik murni, namun masih tersedia mesin bensin sehingga tidak begitu perlu memikirkan bagaimana mengisi baterainya, baik itu di rumah maupun di SPKLU.

Sementara hybrid electric vehicle atau hybrid biasa, baterai hanya bisa diisi melalui pengereman regeneratif atau dari mesin bensin layaknya genset, sehingga tidak perlu memikirkan SPKLU sama sekali.

Untuk varian hybrid, kombinasi mesin bensin 2.000 cc dan motor listriknya menghasilkan tenaga 358 PS dan 782 Nm.

Sementara varian plug-in hybrid, kombinasi mesin bensin 1.500 cc dan motor listriknya memiliki tenaga 442 PS dan torsi 642 Nm. 

GWM mengklaim bahwa plugi-in hybrid Wey G9 memiliki konsumsi bahan bakar 83,33 km/liter berdasarkan perhitungan NEDC, dan memiliki daya jelajah 170 km dengan motor listrik saja.

Mempertegas konsepnya, Wey G9 memiliki penggerak all-wheel drive dengan mode Standard, Eco, Sport, 4WD, dan Snow, untuk kebutuhan antarar performa dan efisiensi berdasarkan kondisi jalan.

Sistem AWD-nya Wey G9 juga dilengkapi ITVC Stability Control yang bekerja memaksimalkan traksi denga mendistribusikan torsi dalam hitungan milidetik untuk di jalan licin.

Untuk sistem keselamatan aktif, Wey G9 dilengkapi Level 2 Driver Assistance System termasuk autonomous emergency braking, lane keep assist, dan adaptive cruise control. Selain itu, Wey G9 juga dilengkapi 360 camera dan transparent chassis untuk meminimalisir blind spot.

Sementara untuk sistem keselamatan pasif, Wey G9 memiliki rangka ultra-high tensile steel, airbag samping 3 baris, dan pelindung baterai berlapis dengan tingkat IP67/IP69 K.

GWM sudah membuka harga untuk Wey G9 ini, yaitu Rp. 1,158 Miliar untuk varian hybrid electric vehicle, dan Rp. 1,368 Miliar untuk varian plug-in hybrid electric vehicle. (Joule)