Kultur Otomotif Jepang Jadi Magnet, IMX 2026 Bidik Ilmu Untuk Generasi Baru

  • Oleh : Julfikri

Selasa, 06/Okt/2026 12:00 WIB
IMX 2026 akan hadirkan legenda kultur otomotif dari Jepang dengan harapan ada transfer ilmu untuk generasi baru yang dibidiknya. IMX 2026 akan hadirkan legenda kultur otomotif dari Jepang dengan harapan ada transfer ilmu untuk generasi baru yang dibidiknya.

SoundandMachine.com (Jakarta) - Untuk tahun ini, perhelatan modifikasi Indonesia Modification and Lifestyle Expo (IMX) akan diadakan pada tanggal 9-11 Oktober 2026 di ICE BSD, Tangerang.

Mengusung tema “Next Gen Culture”, IMX 2026 merepresentasikan lahirnya generasi baru dalam industri modifikasi dan lifestyle otomotif Indonesia, lebih kreatif, progresif, serta semakin terkoneksi dengan perkembangan global.

Baca Juga:
Animo Meningkat, Indonesia Modification and Lifestyle Expo Ekspansi Konten Acara

“Buat kita next-gen culture ini bukan cuma bicara generasi baru, tetapi bagaimana budaya otomotif melalui setiap ide baru, kolaborasi baru, kita mempersiapkan generasi baru yang meninggalkan sejarah industri modifikasi itu sendiri.” buka Andre Mulyadi, Project Director IMX kepada SoundandMachine.com dalam konferensi pers (29/9/2026).

Namun demikian, kultur otomotif Jepang masih menjadi magnet dalam IMX 2026 jika dilihat dari konten acaranya.

Baca Juga:
Dikembangkan Raja Drift Keiichi Tsuchiya, Hyundai Akan Rilis Ioniq 5 DK Edition

Pertama, dari bintang tamunya, IMX 2026 akan dihadiri oleh tiga tokoh kultur otomotif Jepang hingga mendunia, yaitu Keiichi Tsuchiya, Nobuteru Taniguchi, dan Max Orido yang ketiganya memiliki latar belakang pembalap turing dan juga drifting.

Baca Juga:
Dipopulerkan Keiichi Tsuchiya Sang Raja Drift, Begini Asal Usul Cabang Motorsport Drifting

“Kita punya 3 JDM icon yang kita bawa dan di lingkungan mereka ini kurang lebih sekitar 3 tahun untuk secure waktunya bisa pertama kali dihadirkan di Indonesia. Kita sudah nego dengan mereka, dan sudah dari 3 tahun sebelumnya, dan di IMX tahun ini berhasil mengumpulkan mereka semua.” jelas Andre.

Selain itu, untuk builder dan tuner yang hadir sebagai bintang tamu internasional juga didominasi dari Jepang, yaitu Kei Miura (Pandem Japan), Hironao Yokomaku (VeilSide), Takahiro Ueno (Vertex), Toshiya Ichiraku (RWB Japan), dan Takahiro Kataoka (Kuhl Racing), selain The Big Mike, dan Musa Musartwork dari Amerika Serikat.

Ditambah bintang tamu yang merupakan figur otomotif wanita, yaitu Maaya Orido, pembalap yang juga putri Max Orido, dan Sara Choi, pembalap dari Amerika Serikat.

Bintang tamu tersebut akan hadir di booth, atau dalam sesi Gala Dinner, yang tiketnya sudah habis sebelum konferensi pers diadakan, terutama kalau mau bertemu Keiichi Tsuchiya,Kei Miura, Hironao Yokomaku, Toshiya Ichiraku, Nobuteru Taniguchi, dan Takahiro Ueno.

Selain bintang tamu, mobil modifikasi yang diluncurkan juga didominasi unsur kultur otomotif Jepang, termasuk melalui kolaborasi dengan modifikator di Indonesia.

Sebut saja Toyota 86 Result Japan by Arief Muhammad, Subaru BRZ Kuhl Racing by Ziko, Toyota AE86 by Keiichi Tsuchiya, Porsche 964 by RWB x VonDutch, Nissan Fairlady Z400 Pandem, dan Toyota Aristo by Nobuteru Taniguchi.

Sementara untuk mobil modifikasi dengan builder lokal, ada Honda Nouva by Roy Ricardo, Toyota Vellfire by Coga Bodykit, Mobil Anti Zombie by Gofar Hilman x Deddy Corbuzier; BYD Atto 1 by Ridwan Hanif, World Premiere Drift Bull Lamborghini Murcielago by Garasi Drift, Daihatsu Ayla Turbo by Motomobi, dan berbagai modifikasi lainnya.

Untuk car partner dimana ada peran agen pemegang merek, pabrikan Jepang memang hanya dua saja, yaitu Toyota dan Daihatsu, selebihnya pabrikan dari Tiongkok yakni Omoda Jaecoo, Jetour, Wuling, dan BYD.

Namun demikian, pabrikan Jepang juga turut andil memeriahkan IMX 2026 dengan kultur otomotif Jepang, terutama Toyota yang menghadirkan mobil bertema Keiichi Tsuchiya, dan meluncurkan Toyota 86 Result by Japan, melalui kehadirannya atas nama ‘Gazoo Racing’.

“Salah satu yang jadi milestone adalah mulai jual GR Parts, kita memperkenalkan GR Performance Part untuk GR Pure yang mau menambah torsi, handling, performance di jalan raya kita sudah siapkan.” kata Philardi Sobari, Department Head Interactive Communication PT. Toyota-Astra Motor.

Dominasi kultur otomotif Jepang juga sampai pada miniatur edisi terbatas untuk IMX 2026, yakni Mini GT IMX Exclusive Event Car AE86 Keiichi Tsuchiya “Shokunin Green”, Tarmac Toyota Aristo NOB Vertex, dan Hotwheels Convention Car Nissan Skyline GT-R V-Spec II (BNR34), selain IMX 2026 Exclusive Garasi Drift x Musart Lamborghini Murcielago Pairs Set.

Meski kultur otomotif Jepang menjadi sorotan, fokus utama IMX tetap builder lokal dengan harapan bintang tamu dari Jepang ini melihat kreasinya, sehingga bisa menjadi salah satu networking.

“Harapannya ada transfer ilmu dari mereka yang secara industri sudah jauh lebih maju dan berkembang dari kita.” pungkas Andre. (Joule)