Oleh : Julfikri
Bridgestone telah resmi menjadi pemasok ban tunggal untuk para kompetitor Formula e musim 2026-2027 dengan mobil balap generasi baru. (sumber: Bridgestone)
SoundandMachine.com (Jepang) - Bridgestone mengulang sejarah dengan menjadi pemasok ban tunggal di salah satu cabang motorsport bergengsi di dunia.
Namun bukan Formula 1 seperti di tahun 2007 hingga 2010 lalu, tetapi di Formula e mulai musim 2026-2027 yang akan memakai mobil balap generasi baru yaitu GEN4.
Baca Juga:
Diantaranya Produk Baru yang Diluncurkan, Bridgestone Hadirkan Ban Unggulan di GIIAS 2024
“Di panggung tertinggi Formula E, kami akan terus mengembangkan keseimbangan antara performa dan keberlanjutan sekaligus membuka jalan menuju masa depan mobilitas yang baru.” buka Yasuhiro Morita, Global CEO dan Representative Executive Officer, Bridgestone Corporation dalam keterangan resmi (2/10/2026).
Mobil balap Formula e GEN4 menetapkan tolok ukur baru dalam kecepatan, keberlanjutan, dan inovasi di dunia motorsport.
Baca Juga:
Andal di Berbagai Medan, Bridgestone Dueler Jadi Ban OEM Lamborghini Huracan Sterrato
GEN4 memiliki kemampuan berakselerasi 0-100 km/jam dalam waktu 1,8 detik, kecepatan maksimum 335 km/jam, daya puncak 600 kW (815 bhp) yang menghasilkan torsi tinggi, serta penggerak semua roda aktif permanen, merupakan yang tercepat dalam sejarah Formula e.
Oleh karena itu, persyaratan terhadap ban menjadi lebih tinggi dari sebelumnya, dan Bridgestone memposisikan motorsport sebagai ‘laboratorium bergerak’, yang nantinya akan menjadi portfolio dalam pembuatan ban untuk kendaraan penumpang dan komersil di pasaran.
Baca Juga:
Persiapkan Libur Mudik Lebaran, Bridgestone Siapkan Dua Gerai Ban di Jalur Mudik Jawa Barat

(sumber: Bridgestone)
Untuk memenuhi persyaratan performa tinggi tersebut, Bridgestone mengembangkan ban Potenza GEN4 yang memiliki daya cengkram, kemampuan terhadap beragam kondisi jalan, dan daya tahan lebih baik selama dipakai balap dari start hingga finish.
Bridgestone juga mengembangkan ban ‘Potenza GEN4 for Typhoon Tyre’ agar kendaraan dapat melaju dengan stabil bahkan saat hujan lebat, dan memberikan daya cengkeram sangat baik dalam kondisi basah dengan genangan air tinggi di permukaan jalan.
Untuk ban GEN4, Bridgestone telah mencapai rasio 65 persen material daur ulang dan terbarukan yang dialokasikan pada setiap ban melalui penggunaan bahan baku seperti carbon black dari minyak pirolisis (proses penguraian dengan pemanasan pada suhu tinggi) ban bekas serta silika dari sekam padi.
Karet alam yang digunakan berasal dari rantai pasok yang telah melalui uji tuntas oleh Bridgestone, memenuhi Sistem Penjaminan GPSNR, dan diverifikasi oleh pihak ketiga.
Selain itu, guna mencapai netralitas karbon dalam produksi ban, 100 persen energi terbarukan dialokasikan untuk panas dan listrik yang digunakan dalam proses produksi, sementara emisi CO₂ dikurangi melalui transportasi rendah karbon untuk kebutuhan logistik.
Bridgestone juga terus mendorong inisiatif keberlanjutan di seluruh rantai nilainya melalui kreasi bersama para mitra, termasuk daur ulang kimia ban yang sudah habis masa pakai.

(sumber: Bridgestone)
Dengan memasok dua jenis ban tersebut, yaitu Potenza GEN4 dan Potenza GEN4 for Typhoon Tire’, Bridgestone mendukung keseruan balap Formula E dalam berbagai kondisi jalan dan cuaca, namun tetap berwawasan lingkungan.
“Dengan menopang GEN4 yang telah berkembang secara signifikan dari permukaan jalan, kami juga mendorong berbagai inisiatif menuju netralitas karbon dan sirkularitas sumber daya demi mewujudkan motorsport yang berkelanjutan.” pungkas Hiroshi Imai, Executive Officer, CPO, Global Motorsports, Bridgestone Corporation. (Joule)