Oleh : anto
Soundandmachine.com (Tangerang) – Kompetisi audio mobil tingkat internasional skala asia bertajuk ASIA CAN Finals 2026 kembali bergulir.
Baca Juga:
Siapkan Malam Apresiasi, Indonesia Gelar Seri Terakhir ASIA CAN Finals 2026
Pada tanggal 20 Oktober 2026 ini, Indonesia kembali menjadi negara terakhir yang menggelar seri kompetisinya dan Kembali bisa berkompetisi.
Baca Juga:
ASIA CAN Finals 2026: Turning Feedback into Opportunity, I-CAN Hosted Another Qualifying Round
Negara yang berkompetisi di ASIA CAN Finals 2026 antara lain Taiwan, Filipina, Vietnam, Korea Selatan, Thailand, Tiongkok dan Hong Kong (keduanya menjadi satu seri) serta Singapura.

Baca Juga:
Nine Countries Set to Host the ASIA CAN 2026 Car Audio Competition
Indonesia menjadi negara penghujung sekaligus penyelenggara malam apresiasi yang akan digelar 21 Oktober 2026 di Eastvara BSD Tangerang, Indonesia.
ASIA CAN Finals 2026, berlangsung pada 4–21 Oktober 2026. Tahun ini, kompetisi ini menghadirkan kelas baru berdasarkan anggaran untuk kategori Sound Quality (SQ), yaitu Consumer, Prosumer dan Professional.
Pada kategori Sound Quality Loud (SQL/CAN Playloud), diadakan kelas Professional dengan batas anggaran €12.000, serta kelas Sound Pressure Level (SPL) dengan spesifikasi 3.000 ampere.

Juri yang bertugas tahun ini adalah Allen Lim (Malaysia), Ericson dan Ibnu Haldun (Indonesia), Steven Y. Noh dan David JooHum Baek (Korea Selatan), serta Kon Ai Hua (Malaysia).
David JooHum Baek ditunjuk sebagai event director / contractor sekaligus head judges ASIA CAN Finals 2026.
Di seri terakhir ini juga digelar kelas Asia Master Tuner dan Indonesia Open, dimana ada perbedaan dibanding penyelenggaraan di tahun lalu.

“Bedanya hanya di materi lagu baru, yakni ‘Thinking of your feeling’ dari Chen Lin yang menggantikan salah satu lagu sebelumnya. Rules-nya masih sama,” jelas Wahyu Tanuwidjaja, Founder Car Audio Network (CAN) kepada Tim Soundandmachine.com (19/10/2026).
Dalam aturan kelas Asia Master Tuners, setiap negara punya hak mengirimkan dua orang perwakilan untuk berpartisipasi.
Wahyu menyebut, untuk Indonesia Open peraturannya masih sama, hanya ada tambahan lagu baru yang membuatnya berbeda jika dibandingkan pada tahun 2025 lalu.

“Tentunya mobilnya menyesuaikan, adanya simulator tahun ini bisa berbeda dengan tahun lalu, jadi sistemnya berbeda,” jelasnya.
Ada tiga mobil yang disediakan CAN sebagai simulator. Toyota Innova Zenix, BYD Dolphin dan BYD Atto 1.
Kelas ini bersifat terbuka untuk siapa pun. Menariknya, Sebagian perserta yang terdaftar datang dari berbagai negara, seperti dari India dan Malaysia.
Sama seperti tahun lalu, antusias dari kedua kelas ini cukup banyak datang dari sembilan negara afiliasi di Asia dan India sebagai negara prospek afiliasi CAN. Seru! (anto)