Oleh :
Soundandmachine (Jakarta) Kabar duka datang dari kalangan industri otomotif di Tanah Air, khususnya di segmen kendaraan komersial.
Fajar Harianto menghembuskan nafas terakhirnya pada Senin, 3 Agustus 2020 pukul 22.38 wib di Rumah Sakit Pondok Indah, Bintaro, Tangerang Selatan karena sakit stroke yang dideritanya sejak setahun belakangan.
Jurnalis di media otomotif, industri dan bisnis pasti kenal sosok yang akrab disapa Kiki Fajar ini. Jabatan terakhirnya adalah Corporate Communication Head dari produsen otomotif asal India, PT Tata Motors Distribution Indonesia (TMDI).

Di kalangan para jurnalis, Kiki Fajar dikenal sebagai Public Relation (PR) otomotif yang responsif dan humanis, artinya cepat dalam menanggapi komunikasi dan akrab dengan awak media.
Menghadapi karakter media darling yang berbeda-beda menjadi salah satu tantangan, senyum mantan Public Relation and Corporate Communication Manager General Motors Indonesia yang ditemui di Jakarta pada 20 Desember 2018 lalu ini.
Pengalamannya di industri otomotif dimulai sebagai jurnalis di media otomotif nasional, yakni majalah Autocar dan majalah MobilMotor sejak tahun 2001.

Baru lah pada 2006, Kiki mulai memasuki industri otomotif dalam skala lebih besar di General Motors Indonesia yang mengageni merek mobil Chevrolet asal Amerika Serikat.
Berkat tangan dinginnya, Chevrolet ketika itu mendapat brand awareness yang tinggi dan menjadi diperhitungkan di kalangan pabrikan.
Puas bermain di passenger car, mulai 2012 Kiki merapat ke Tata Motors Distribution Indonesia, masih dalam bidang public relation, namun kini menangani kendaraan komersial.

Penanganannya beda antara passenger car dengan kendaraan komersial, ujar penggemar kudapan pisang goreng yang sangat dekat dengan berbagai kalangan media ini.
Pastinya sejak 2012 di Tata Motors sampai sekarang, ilmu tentang kendaraan komersial bertambah, apalagi didukung teman-teman jurnalis yang sudah kenal sejak lama dan komunikasi kami terus terjaga, ungkap pria kelahiran 30 April 1978 ini.
Bekal memulai karir sebagai jurnalis dan berkecimpung lama sebagai public relation otomotif membuat Kiki paham betul apa yang diinginkan rekan-rekan jurnalis dalam memperoleh bahan berita.

Berkat kerja keras Kiki, nama Tata Motors terus bergaung di industri otomotif Indonesia khususnya di segmen kendaraan komersial.
Kini, Kiki telah tiada. Menyisakan duka mendalam bagi sebagian kalangan industri otomotif dan rekan-rekan jurnalis yang punya kenangan manis berkat peran aktifnya memudahkan perkerjaan jurnalistik.
Selamat jalan mas Kiki, karya dan jasamu akan kami kenang selalu. (anto)