Presiden Direktur Dyandra Promosindo Mendoakan GIIAS 2020 Berjalan Lancar

  • Oleh :

Sabtu, 15/Agu/2020 13:30 WIB


Soundandmachine (Jakarta) Industri otomotif di Indonesia saat ini menjadi salah satu industri yang terpuruk terkena dampak krisis pandemi Covid-19. Tak terkecuali di bidang pameran.

Setiap tahunnya, ada dua pameran otomotif berskala internasional yang dihelat. Pertama adalah Indonesia International Motor Show (IIMS) yang diselenggarakan oleh PT Dyandra Promosindo, biasanya digelar pada semester pertama.

Baca Juga:
Perkuat Posisi SUV Keluarga, TIGGO 8 CSH Beri Perlindungan dan Kenyamanan Maksimal

Kedua adalah Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang diadakan PT Amara Tujuh Perjuangan (Seven Event) berafiliasi dengan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), biasanya digelar memasuki semester kedua.

Akibat dari pandemi, kedua pameran akbar ini pun harus ditunda. IIMS 2020 yang sedianya dilaksanakan pada 9 19 April 2020 lalu, dinyatakan batal jelang sebulan sebelum hari-H dan memilih opsi yang lebih aman.

Baca Juga:
LEPAS L8 Hadir untuk Perjalanan Modern: Nyaman di Kota, Tenang untuk Perjalanan Jauh

Tanggal 18 28 Februari 2021 ditetapkan jadi momen untuk kembali menghadirkan pameran otomotif akbar yang diadakan di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat ini.

Sementara GIIAS 2020, yang semula direncanakan pada 7 17 Agustus 2020 di ICE BSD City, Tangerang Banten, dijadwalkan ulang pada 22 Oktober 1 November 2020.

Baca Juga:
Lengkapi Lini Produk Elektrifikasi, MGS5 EV Jadi SUV Listrik untuk Keluarga Terkini

Kabar terakhir dikutip dari Mobil123.com (12/8/2020), Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo menyatakan bahwa pihaknya sedang mendiskusikan sebuah pameran pengganti GIIAS 2020.

Skalanya direncanakan lebih kecil dari GIIAS 2020 dan akan dilangsungkan pada kuartal keempat, yakni di akhir Oktober, sama seperti jadwal baru GIIAS 2020.

Menanggapi strategi baru GIIAS 2020 ini, Hendra Noor Saleh, Presiden Direktur PT Dyandra Promosindo selaku penyelenggara IIMS pun menyambut positif.

Kohen, berkunjung ke kantor redaksi Soundandmachine.com. (foto: Novi)

Kami doakan yang baik-baik saja, semoga (pameran) yang di Oktober nanti berjalan lancar, jelas Hendra. Hal ini disampaikannya langsung ketika berkunjung ke kantor Redaksi Soundandmachine.com pada Rabu (13/8/2020).

To be fair, kalo GIIAS 2020 sukses, kami punya modal lebih pede, tapi kalo mereka failed kami ngangkatnya juga susah, Bos!, ungkap Kohen, sapaan akrabnya.

Menurutnya, biaya promosi dari para pemegang merek otomotif saat ini nilainya tidak sebesar dibanding saat kondisi normal.

Lanjutnya, jika GIIAS berjalan lancar akan menjadi tolak ukur pameran otomotif di kondisi normal baru ini. Setelah GIIAS berhasil, (pengunjung) datang ke pameran kita bisa lebih berani spending, sebutnya.

Kami tulus, di saat susah kita harus kompak, kalau terpecah industri ini bakal ambruk. Kami ini mengikuti saja, karena kami hanya elemen kecil dari industri keseluruhan. Tidak ada yang dirugikan, kami menggerakkan yang baik, ungkap mantan jurnalis ini.

Kami hanya mendoakan kalau mereka sukses, Insya Allah kami juga sukses. Tapi kalo mereka jeblok, kemungkinan kami juga mengikuti, jadi pilihannya hanya mendoakan yang baik aja, ucap Kohen.

Dari dulu, Dyandra Promosindo enggak mau dan enggak pernah bersaing dengan cara yang tidak baik, tutupnya. Semua demi kemajuan bersama. Semoga industri otomotif bangkit lagi dari keterpurukan. (anto)

Tags :