Puluhan Karyawan Pabrik Positif Covid-19, Suzuki Kurangi Kapasitas Produksi

  • Oleh :

Senin, 31/Agu/2020 11:25 WIB


SoundandMachine.com (Jakarta) - Mencegah penyebaran virus Covid-19 makin meluas, Suzuki Indonesia terus melakukan upaya pencegahan, dengan melakukan pengurangan kapasitas produksi pabrik sebanyak 50% dari kondisi normal.

Seiji Itayama, President Director PT Suzuki Indomobil Motor/PT Suzuki Indomobil Sales menuturkan, pengurangan kapasitas produksi kali ini dilakukan di pabrik Tambun I sebagai lokasi perakitan sepeda motor sejak 24 Agustus 2020 hingga kondisi sudah kondusif.

Baca Juga:
Di Balik Kesuksesan IMX Terdapat Partisipasi Dua APM. Ini Kiprahnya

"Seperti disampaikan Pemerintah Jawa Barat kemarin, saat ini di pabrik Tambun I ada 71 orang karyawan yang terpapar Covid-19. Kami sangat concern mengenai kesehatan karyawan," tutur Seiji, Jumat (28/08).

Lebih lanjut ia mengatakan, meskipun pihaknya telah menerapkan protokol pencegahan penyebaran Covid- 19 dengan ketat, penularan tersebut tidak bisa dihindari.

Baca Juga:
Untuk IMX 2020, Suzuki Berunjuk Gigi Dengan XL7 Modifikasi Semi Off-Road

"Untuk itu, pengurangan kapasitas produksi harus dilakukan untuk memutus rantai penyebaran virus tersebut," jelasnya. Saat ini, ke-71 karyawan yang disebutkan Itayama, sedang menjalani karantina mandiri dan beberapa di antaranya mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Masih kata Itayama, Suzuki selalu berkoordinasi dan menyampaikan perkembangan situasi terkini dan penanganannya kepada tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi, yang terdiri dari Dinas Tenaga Kerja, Dinas Kesehatan, dan Dinas Perindustrian.

Baca Juga:
Dibanderol Rp 150 Jutaan, Suzuki Karimun Wagon R Edisi 50th Resmi Diluncurkan

kurangi kapasitas produksi

Suzuki juga telah melakukan berbagai upaya pencegahan sebelumnya dan tindakan yang direkomendasikan tim Gugus Tugas Covid-19. Upaya-upaya tersebut di antaranya adalah melakukan PCR (Polymerase Chain Reaction) test terhadap semua karyawan.

Lalu, area pabrik dan kantor dibersihkan dan disemprot cairan disinfektan secara berkala. Tak ketinggalan, kendaraan-kendaraan yang selesai dirakit pun dibersihkan dan didisinfektan sebelum dikirim ke konsumen.

"Kami berencana melakukan rapid test setiap 2 minggu sekali agar mampu mendeteksi gejala lebih dini. Karena buat Suzuki kesehatan karyawan adalah prioritas. Kami harap semoga 71 karyawan kami yang positif Covid-19 cepat sembuh," tutup Itayama. (EPS)

Tags :