Cara Melakukan Jumper Aki Mobil Secara Tepat dan Aman

  • Oleh :

Selasa, 29/Sep/2020 12:34 WIB


SoundandMachine.com (Jakarta) - Bila lama tidak digunakan, mobil kesayangan kawan Sound and Machine yang terparkir di garasi memiliki potensi kondisi aki yang melemah atau soak. Efeknya, mobil akan sulit untuk dinyalakan.

Selain jarang digunakan, salah satu faktor yang kerap membuat kondisi aki mobil menurun adalah usia. Idealnya, usia pakai aki mobil memiliki rentang waktu antara 2 hingga 3 tahun.

Baca Juga:
Lebih Gagah dan Mewah, Toyota Fortuner Facelift Resmi Dirilis

Boediarto, selaku Head of After Sales & CS Operation Group PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mengatakan, usia pakai aki mobil memang kerap tidak dapat diprediksi.

"Biasanya pemilik kendaraan akan menyadari ketika mobil tidak dapat dinyalakan karena aki mobil sudah lemah," ujar Boediarto. Ia menambahkan, ketika aki mobil sudah tidak lagi mampu menghidupkan mesin dan kelistrikan pada mobil, maka solusi yang paling cepat adalah melakukan jumper aki.

Baca Juga:
Berikan Rasa Nyaman, BMW Astra Tingkatkan Layanan Sesuai Protokol Kesehatan Covid-19

"Atau teknik mengalirkan listrik dari aki lain yang masih bagus, ke aki mobil yang bermasalah. Setidaknya dalam kondisi darurat, mobil masih dapat dihidupkan untuk menuju ke bengkel atau tempat yang dituju," jelas Boediarto.

Hanya saja, tidak sedikit masyarakat yang belum mengerti cara menjumper aki mobil yang tepat dan aman. Padahal, caranya cukup mudah namun harus dilakukan denan hati-hati. Berikut tips persiapannya:

Baca Juga:
Pandemi Bukan Halangan, Toyota Fortuner dan Kijang Innova Facelift Bersamaan

Gunakan Kabel Khusus

Ini merupakan hal yang paling penting, karena kawan Sound and Machine harus menggunakan kabel yang memang khusus untuk jumper aki.

Hal ini dikarenakan arus listrik pada saat menyalakan mobil sangat tinggi sehingga harus menggunakan kabel dengan bahan yang cukup tebal.

Jangan pernah memakai kabel seadanya, karena potensi untuk terjadi korsleting cukup besar saat proses melakukan jumper aki. Kabel jumper relatif mudah didapatkan dan dijual di toko aksesori mobil.

Posisikan Mobil Berdekatan

Proses selanjutnya adalah memposisikan kedua mobil agar saling berdekatan hingga kabel jumper bisa menjangkau masing-masing aki, karena umumnya kabel jumper ini tidak terlalu panjang.

Anda bisa mengatur posisi mobil berhadapan atau bisa juga bersamping-sampingan. Pastikan juga posisi kedua mobil dalam kondisi aman dengan rem parkir aktif, jika mobil matik, posisikan tuas transmisi di P sementara untuk transmisi manual di posisi netral.

Menghubungkan Kabel Jumper

Sebagai persiapan pastikan semua kondisi mesin mobil dalam keadaan tidak menyala, lalu perhatikan dengan teliti posisi kutub terminal positif dan negatif dari kedua aki tersebut.

Biasanya, dua kutub terminal aki masing-masing ditandai dengan lambang positif (+) dan negatif (-), tanda lain juga terdapat pada penutup warna merah di kutub positif. Jika kutub terminal baterai kotor, agar dibersihkan terlebih dahulu dengan kain lap.

Hubungkan penjepit kabel jumper berwarna merah ke kutub positif (+) aki yang normal (mobil A). Lalu sambungkan penjepit kabel jumper warna merah lainnya pada kutub aki yang bermasalah (mobil B).

Kemudian, pasang kabel jumper negatif ke kutub negatif aki mobil A dan pasang sisi satunya kutub negatif aki mobil B.

"Setelah itu nyalakan mesin mobil A dan atur putaran mesin hingga di atas 1.000 rpm. Kemudian baru coba nyalakan mesin mobil B. Setelah menyala, Anda mungkin perlu membiarkan mesin menyala selama beberapa menit untuk mengisi tenaga pada aki yang soak," jelas Boediarto.

Saat melepaskan kabel jumper ketika mobil menyala harus dilakukan secara hati-hati dengan urutan lepas kabel negatif mobil B, kemudian lepas kabel negatif mobil A. Berikutnya lepas kabel positif dengan urutan yang sama seperti kabel negatif tersebut.

"Jika mesin mobil Anda masih tidak bisa menyala atau tidak ada reaksi sama sekali, coba diamkan dulu selama beberapa saat agar proses pengisian tenaga menjadi lebih banyak. Harus diingat jika langkah untuk menjumper aki ini adalah saat darurat," pungkas Boediarto. (EPS)

Tags :