Memajukan Industri Modifikasi, Alasan SKKNI Dibutuhkan Modifikator

  • Oleh :

Selasa, 29/Sep/2020 21:00 WIB


SoundandMachine (Jakarta), 28 September 2020 - Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin RI) merupakan sertifikasi yang dibutuhkan oleh modifikator untuk memajukan dunia modifikasi Indonesia.

Berkaca pada kondisi Pandemi Covid-19 saat ini, SKKNI merupakan langkah adaptasi bagi industri modifikasi agar tetap menjaga nadi perekonomian para produsen barang aftermarket dan modifikator.

SKKNI merupakan standar acuan para modifikator, tentunya untuk membangkitkan industri modifikasi dan aftermarket lokal.Dapat mencetak SDM terampil di industri modifikasi otomotif." ungkap Andre Mulyadi, Founder National Modificator & Aftermarket Association (NMAA)."

Selain itu, menurut founder NMAA yang biasa disapa Andre, tujuan diciptakannya SKKNI adalah agar menciptakan produk aftermarket berkualitas sehingga dapat bersaing di kancah mancanegara.

Andre membuktikan, baru-baru ini produk aftermarket lokal mampu memproduksi barang aftermarket berkualitas.

Velg aftermarket DNZ Wheels karya Youtuber Garasi Drift diproduksi memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI) dan JWL (Japan Light Alloy Wheel) atau standar velg pada sejumlah mobil berpenumpang di Jepang.

Velg yang diproduksi oleh pabrik Pako Group ternyata sudah banyak mengerjakan komponen roda kendaraan untuk pasar mancanegara.

KARMA Bodykit Toyota 86

Influencer otomotif sekaligus founder Karma Body Kit, Kiki Anugraha, memaparkan, produk aftermarket karya anak bangsa bahkan sudah diakui di mancanegara, namun ironisnya, di Indonesia sendiri bahkan tidak mengenal produk tersebut.

Sama seperti produk Karma Body Kit yang diakui oleh pasar AS, dari hasil penjualan sejak dua tahun terakhir, sebanyak 80% konsumern berasal dari luar negeri. sedangkan konsumen lokal hanya mencapai 20%, papar Kiki.

Karya DICE Sticker di IMX 2018

Punggawa Dice Sticker, Ricky Harso mengungkapkan, pasar modifikasi saat ini sangat potensial. Khususnya barang aftermarket yang bisa diaplikasikan secara plug and play.

Maka, untuk memodifikasi kendaraan yang digunakan untuk bermobilitas harian merupakan kreativitas seseorang dalam mengkostumisasi mobil. Perancangan SKKNI nantinya dapat juga menjadi parameter modifikasi yang dapat memenuhi aspek keamanan dan keselamatan.

Toyota AE86 Pengepul Mobil
Honda S2000 Pengepul Mobil

Jacki dari pengepul mobil membeberkan alasan modifikasi dirinya hingga bisa meluncurkan ubahan signifikan tanpa mematok banderol harga yang tinggi .

Berkenaan dengan langkah eksplorasi setiap mobil modifikasi. Menurutnya, SKKNI amatlah penting untuk dapat memberikan kualitas modifikasi yang mengedapankan sisi fungsional dibanding hanya memasang aksesoris semata.

Balik lagi ke point of view yang ingin ditonjolkan, tampilan seperti apa yang diinginkan, parts, hingga gaya modifikasi tertentu. Dari situ kita bisa mulai berbicara budget dan pemilihan aksesoris yang hendak dipasang," ungkap Jacki.

ModifikatorToyota AE86 atau Honda S2000 ini menyebut, pertama kali melihat bagian sasis kendaraan. Setelahnya, baru bagian lain seperti bodi, interior hingga mesin.

(sumber: NMAA)

Pemerintah menilai, modifikasi kendaraan bermotor sebagai wadah kreativitas pecinta otomotif yang perlu didukung. Oleh karena itu, penyusunan SKKNI saat ini sudah memasuki tahap verifikasi sebelum disahkan menjadi dokumen negara sebagai paduan pelatihan modifikator nantinya.

Semua sektor modifikasi akan menjadi fokus RSKKNI mulai dari eksterior, kelistrikan, sampai konversi mesin." ungkap Putu Juli Ardika, Direktur Industri Mesin Alat Transportasi dan Alat Pertahanan Kemenperin RI.

Beberapa lembaga negara terlibat agar dokumen RSKKNI legal dan memuat legitimasi yang kuat dan jika SKKNI sudah berlaku nantinya tiap modifikator atau bengkel spesialis dapat mengikuti proses sertifikasi pendidikan.

Pembinaan dilakukan dalam waktu tertentu sesuai keterampilan yang ingin dikuasai di beberapa tempat dan para asesor akan didatangkan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk melakukan assesment sebagai penentu peserta bahwa sudah lulus dan membawa sertifikasi SKKNI modifikasi.

Jika kita sudah memiliki RSKKNI, bukan tidak mungkin Indonesia jadi salah satu negara dengan karya modifikasi yang sudah diakui." jelas Putu. "Tak hanya memiliki pasar yang besar, namun skill modifikator mumpuni serta mendapat dukungan dari pemerintah." tambahnya.

Bagaimana menurut kalian? (Joule)

Tags :