Fokus Kembangkan Mobil Ramah Lingkungan, Honda Umumkan Mundur dari Formula 1

  • Oleh :

Rabu, 07/Okt/2020 10:01 WIB


SoundandMachine.com (Tokyo) - Kabar mengejutkan datang dari pabrikan mobil asal Jepang, Honda. Pasalnya Honda mengumumkan untuk mengakhiri keikutsertaannya dalam Kejuaraan Dunia FIA Formula One (F1) World Championship pada akhir musim 2021.

Rencana tersebut tentunya sangat disayangkan oleh para penggemar Honda dalam balap F1. Apalagi, tahun ini beberapa tim yang berada di bawah naungan Honda menunjukkan performa yang sangat baik.

Baca Juga:
Pertama di dunia, Honda Luncurkan All New Honda City Bermesin Hybrid di Malaysia

Takahiro Hachigo, Representative Director and CEO of Honda Motor Co., Ltd. mengatakan, keputusan tersebut diambil berdasarkan arahan Honda, sebagai produsen kendaraan bermotor untuk fokus terhadap pengembangan mesin ramah lingkungan dalam upaya mengurangi polusi karbon.

"Di ajang F1, Honda telah sukses mencapai tujuan kami untuk meraih kemenangan. Sekarang, kami akan menyalurkan kekuatan kami untuk mencapai inovasi di bidang baru dalam menciptakan unit tenaga dan energi bebas karbon serta mewujudkan pengimbangan karbon," tuturnya.

Baca Juga:
Masuki Kuartal Ketiga 2020, Brio Mendominasi Penjualan Honda di Tanah Air

Pada tahun 2015, Honda kembali berkompetisi di F1 sebagai pemasok mesin kepada beberapa tim. Musim 2020 ini, Honda memasok mesin untuk dua tim sekaligus, yaitu Red Bull Racing dan Scuderia AlphaTauri.

Bersama kedua tim tersebut, Honda mampu meraih tiga kemenangan di musim lalu serta dua kemenangan sejauh ini di musim 2020.

Baca Juga:
Jalani Balap F1 GP Eifel 2020, Honda Raih Hasil Cemerlang

"Ini akan menjadi tantangan yang berat dan sulit seperti berkompetisi di F1, dan juga akan menjadi tantangan besar yang harus dihadapi Honda bersama masyarakat," ujar Takahiro, Senin (05/10).

Sebagai upaya untuk merealisasikan pengimbangan karbon pada tahun 2050, Honda akan memfokuskan sumber daya perusahaannya dalam penelitian dan pengembangan ke bidang unit daya dan teknologi energi untuk masa depan, termasuk teknologi kendaraan sel bahan bakar (FCV) dan baterai EV (BEV).

Saat ini, Honda membuat keputusan untuk mempercepat inisiatif tersebut dengan target mewujudkan dua pertiga dari seluruh penjualan unit mobil globalnya pada tahun 2030 terdiri dari mobil listrik.

Meskipun telah mengumumkan mundur dari Formula 1 di akhir musim depan, Honda akan terus bersemangat menghadapi tantangan dan berusaha untuk menjadi nomor satu di semua kategori balapan, yang telah menjadi bagian dari DNA Honda.

"Di ajang F1, untuk memenuhi ekspektasi para penggemarnya, Honda akan tetap bekerja sama dengan Red Bull Racing dan Scuderia AlphaTauri untuk terus bersaing meraih lebih banyak kemenangan hingga akhir musim 2021," pungkas Takahiro. (EPS)

Tags :