Oleh :
SoundandMachine (Jepang), 4 November 2020 - Ketika ingin upgrade audio, salah satu yang menjadi persoalan adalah garansi. Di Indonesia upgrade audio lebih ke varian langsung ketimbang sebagai aksesoris atau opsi manufaktur.
Seperti misalnya beberapa tahun lalu Honda pernah merilis Honda Jazz "Rocks" dengan speaker tambahan di pilar A atau baru-baru ini Mitsubishi Xpander Black Edition Rockford Fosgate edisi audio yang telah diupgrade.
Baca Juga:
Ketika SUV Jagoan Off-road Mercedes-Benz G-Class Dimodifikasi Senyaman Limosin

Namun di Jepang manufaktur menawarkan opsi upgrade audio merupakan hal lumrah, bahkan pasang audio-nya saja kerap menjadi opsi dan itulah sebabnya manufaktur kerap menampilkan interior tanpa head unit di foto rilisnya.


Pertama dari head unit, selain untuk mengisi kekosongan, manufaktur juga menyediakan opsi upgrade berdasarkan kebutuhan konsumen seperti GPS, kompatibel dengan kamera mobil, kualitas layar, dan sebagainya.
Baca Juga:
Diikuti 80 Ribu Peserta, Kompetisi Brio Vitual Drift Challenge Usai Digelar

Namun untuk mobil yang sudah terintegrasi dengan head unit seperti Mazda, manufaktur hanya menyediakan opsi untuk upgrade jeroannya seperti CD/DVD Player dan TV Tuner.

Kemudian upgrade speaker ke kelas lebih tinggi seperti Hi-Res, coaxial 2-way, yang sebetulnya meskipun tanpa head unit pabrikan sudah menyediakan namun masih standar.
Baca Juga:
Banyak Promo, Jangan Lewatkan IMX Year End Modz Sales 12.12 di Bukalapak


Selain speaker, detail suara seperti tweeter, bass box dan amplifier manufaktur juga kerap menyediakan, baik dalam satuan maupun satu paket.


Masing-masing manufaktur memiliki metode penjualan yang berbeda dalam opsi upgrade audio, seperti misalnya jual satuan, head unit + speaker, 7 speaker + tweeter + bass box, dan sebagainya.


Biasanya manufaktur mengandalkan pihak ketiga dalam pembuatan komponen audionya, seperti Honda dan Daihatsu memakai Alpine, Toyota memakai JBL, Suzuki memakai Clarion, Kenwood, dan Pioneer, dan Lexus memakai Mark & Levinson.


Audio tersebut umumnya dengan proses engineering serta tuning untuk mendapatkan kualitas suara yang lebih baik dibanding bawaannya.
Untuk penempatan tergantung komponennya, paling tidak mengikuti OEM pabrikan yang tentunya tidak akan membuat garansi hangus.
(Joule)