Ketika Industri Audio Jepang Tergerak di bidang Mobilitas

  • Oleh :

Kamis, 05/Nov/2020 21:00 WIB


SoundandMachine (Jepang), 5 November 2020 - Akhir-akhir ini sejumlah perusahaan bidang in-car entertainment atau car audio semakin banyak yang tergerak di bidang mobilitas, terutama dari Jepang.

Umumnya karena berpikiran bahwa sekian tahun mereka memproduksi komponen audio atau elektronik untuk mobil, poin utamanya adalah aspek mobilitas dengan pengalaman membuat produk elektronik tersebut sebagai modal utama.

Baca Juga:
Ketika SUV Jagoan Off-road Mercedes-Benz G-Class Dimodifikasi Senyaman Limosin

(sumber: Alpine Style)

Sebut saja Alpine yang bukan hanya memproduksi komponen car audio serta in-car entertainment tetapi juga membuat suatu item terkait mobilitas. Sebut saja body kit, pelek, dan sejumlah aksesoris lainnya dengan branding Alpine-Style.

(sumber: Kenwood)

Seperti halnya Alpine Kenwood juga membuat parts dress-up namun sebatas pelek. Hanya saja Kenwood menawarkan produk yang menarik sebagai solusi mobilitas yaitu alat cek alkohol dengan meniup ke alatnya di mana indikatornya berguna menilai kelayakan mengemudi agar tidak berada di bawah pengaruh.

Baca Juga:
Diikuti 80 Ribu Peserta, Kompetisi Brio Vitual Drift Challenge Usai Digelar

(sumber: Pioneer)

Pioneer yang biasa membuat home audio namun cukup terkenal audio mobilnya turut tergerak untuk membuat sebuah produk terkait mobilitas seperti mobility service dalam bentuk solusi data seperti informasi dan pemetaan untuk membantu mobilitas dan kemudi otonom dengan algoritmanya.

(sumber: Clarion)

Clarion juga membuat komponen terkait mobilitas seperti selain immersive sound system juga advanced driving assistance system, cockpit domain controller, teknologi display, dan interior monitoring system yang mengarah kepada sistem mengemudi otonom.

Baca Juga:
Banyak Promo, Jangan Lewatkan IMX Year End Modz Sales 12.12 di Bukalapak

(sumber: Sony)

Sony memang besar di produk elektronik, namun mereka sudah lama membuat produk car audio dan in-car entertainment sampai akhirnya berinisiatif untuk membuat kendaraan listrik.

Seperti itulah uraian singkat bagaimana industri in-car entertainment atau car audio menjadi perusahaan mobilitas.

(Joule)

Tags :