Oleh :
SoundandMachine (Jepang). 9 November 2020 - Crossover yang akhir-akhir ini sedang naik daun bahkan sampai disebut-sebut sebagai masa depan pasar rupanya tidak selamanya membuat bonafide bagi manufaktur.

Salah satu contohnya Suzuki SX4 S-Cross untuk pasar Jepang yang harus turun dari pasar Jepang (JDM) hingga sudah tidak tercantum lagi di website resmi-nya.
Baca Juga:
Ketika SUV Jagoan Off-road Mercedes-Benz G-Class Dimodifikasi Senyaman Limosin
SX4 S-Cross merupakan crossover yang menggabungkan antara "passenger car" dan SUV namun untuk tipe termahalnya ditawarkan dengan harga sangat kompetitif. yaitu 2.400.200 Yen atau sekitar 319,6 juta Rupiah.

Tipe termahal SX4 S-Cross memiliki fitur unggulan, salah satunya sistem 4WD All-Grip terdiri dari electronically controlled 4WD system, 4-mode driving switching function, dan vehicle motion coordination control system yang memiliki kemampuan melintasi medan off-road .
Baca Juga:
Diikuti 80 Ribu Peserta, Kompetisi Brio Vitual Drift Challenge Usai Digelar
Di zaman beredar yaitu 2015 dan mulai facelift 2017, tidak banyak crossover JDM sekelasnya yang memiliki sistem penggerak empat seperti SX4 S-Cross karena kebanykan kompetitornya memakai sistem 4WD berorientasi jalan rata.
Tidak kalah penting, dilihat dari predesesornya, SX4 S-Cross merupakan salah satu trendsetter compact crossover karena waktu SX4 lahir belum ada manufaktur Jepang lain membuat mobil serupa.
Baca Juga:
Banyak Promo, Jangan Lewatkan IMX Year End Modz Sales 12.12 di Bukalapak

Hanya saja setidaknya ada beberapa yang bisa jadi membuatnya kalah bersaing, seperti interior terlalu datar dan dengan harga setara, meskipun mungkin 4WD-nya tidak sebagus SX4 S-Cross, memiliki kualitas buatan di sektor lain lebih baik hingga menjadi daya tarik.
(Joule)