Oleh :
SoundandMachine.com (Serang) - Banyak cara yang dapat dilakukan untuk memperingati hari pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November. Salah satunya adalah kegiatan bakti sosial yang dilakukan untuk membantu sesama.
Hal tersebut juga dilakukan oleh para pengguna Toyota Innova yang tergabung dalam Innova Community. Mereka baru saja memberikan bantuan laptop dan perangkat penunjang belajar kepada SMPN 1 Bandung, Kec. Bandung, Serang - Banten.
Baca Juga:
Ketika SUV Jagoan Off-road Mercedes-Benz G-Class Dimodifikasi Senyaman Limosin
Nugraha Reza, sekalu Ketua Umum Innova Community mengatakan, kegiatan yang didukung oleh karpet premium Frontier ini di khususkan untuk membantu guru yang membutuhkan dalam kegiatan pembelajaran jarak jauh (PJJ), yang saat ini sedang berjalan karena pendemi Covid-19.

"Guru merupakan pahlawan tanpa tanda jasa yang sering terlupakan, padahal tanpa jasa seorang guru, kita tidak akan bisa sukses di masa depan. Oleh karena itu, pada kesempatan hari Pahlawan kali ini, kami memberikan bantuan kepada guru," tutur Reza.
Baca Juga:
Diikuti 80 Ribu Peserta, Kompetisi Brio Vitual Drift Challenge Usai Digelar
Ia menambahkan, SMPN 1 Bandung saat ini memiliki peserta didik sebanyak 653 siswa/i dengan 42 tenaga pengajar. Memiliki banyak siswa dan keterbatasan sarana prasarana penunjang, menyebabkan kurang efektifnya kegiatan PJJ.
"Pengadaan laptop ini salah satunya didapatkan dari lelang karpet mobil premium Frontier, yang diadakan di sela-sela sekolah kaki kanan Innova Community, yaitu workshop ECO Driving yang dilakukan secara daring melalui zoom dan atas dukungan dari member Innova Community," tuturnya.
Baca Juga:
Banyak Promo, Jangan Lewatkan IMX Year End Modz Sales 12.12 di Bukalapak

Sementara Fransisca, selaku Ketua Harian Innova Community mengatakan, pendidikan merupakan satu dari tiga fokus utama CSR Innova Community yang sudah berjalan sejak tahun 2017 dengan nama Ekspedisi Literasi.
"Tahun ini sebenarnya direncanakan untuk membangun perpustakaan digital di beberapa sekolah, tetapi karena pandemi Covid-19, sepertinya bantuan laptop untuk guru dan sekolah lebih penting," pungkas Fransisca. (EPS)