Oleh :
SoundandMachine.com (Jakarta) - Namanya mungkin terdengar unik bagi sebagian orang, namun komunitas Audio Kere Hore (AKH) memiliki jumlah anggota yang sangat banyak, bahkan mencapai ribuan.
"Kere Hore, awalnya hanyalah sebuah ungkapan untuk menunjukkan bahwa hobi audio itu tidak identik dengan mahal, kita bisa mendapatkan setup audio dengan harga kere namun kualitas hore," ujar Cici, selaku Admin Komunitas Audio Kere Hore.
Baca Juga:
Ketika SUV Jagoan Off-road Mercedes-Benz G-Class Dimodifikasi Senyaman Limosin
Kere yang dimaksud memiliki artian bahwa peranti audio yang dinikmati memiliki harga ekonomis. Sedangkan hore, memiliki arti kualitas produk yang bagus, dan tidak kalah dengan produk audio yang lebih mahal.

Komunitas Audio Kere Hore terbentuk ejak tahun 2007 dan berawal dari obrolan di forum diskusi Kaskus. "Kemudian, pindah ke platform Facebook karena kemudahan akses dan fitur, mulai 22 Mei 2010," jelas Cici.
Baca Juga:
Diikuti 80 Ribu Peserta, Kompetisi Brio Vitual Drift Challenge Usai Digelar
Kepindahan platform tersebut malah membuat komunitas Audio Kere Hore Semakin berkembang. Terbukti dengan semakin banyaknya penikmat audio yang bergabung baik di dalam forum Kaskus itu sendiri maupun di dalam grup Facebook.
"Awalnya, AKH merupakan forum diskusi, sekaligus forum jual beli. Dengan semakin banyaknya interaksi dan anggota yang bergabung, maka dibuatlah grup khusus jual beli, yakni Warung Audio Kere Hore," ungkap Cici.
Baca Juga:
Banyak Promo, Jangan Lewatkan IMX Year End Modz Sales 12.12 di Bukalapak
Dibuatnya grup khusus ini, agar kegiatan di forum diskusi tidak bercampur dengan kegiatan jual beli. Sejak dibuat tahun 2015, Warung Audio Kere Hore telah memiliki 45,2 ribu anggota yang tersebar di seluruh Indonesia.
Sementara untuk Audio Kere Hore, hingga saat ini telah memiliki anggota sebanyak 76,1 ribu. Meski semangat Kere Hore bermula dari pencarian valuable items dari entry level, kini semangat tersebut telah menjalar hingga ke semua level.
Aktivitas gathering, minimeet maupun micromeet, juga sudah menjadi agenda yang telah berjalan di beberapa regional, seperti Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta dan Surabaya.

Saat melakukan pertemuan (meet up), obrolan seru mengenai beragam peranti audio portabel berharga murah dengan kualitas mumpuni menjadi menu wajib. Mulai dari MP3 player buatan Sony, hingga headphone Garmin.
Bagi yang tertarik bergabung komunitas tersebut, caranya cukup mudah, tinggal join di group Facebook Audio Kere Hore. Cici pun memberi tips untuk pemula yang ingin mendapat peranti audio portabel.
"Harus perbanyak audisi (coba-coba) dan explore produk. Disesuaikan dengan budget dan preferensi suara yang diinginkan. Ikut meet regional, atau coba-coba di toko audio," pungkasnya. (EPS)