Makin Digemari, Honda Akan Tingkatkan Penjualan Melalui Saluran Digital

  • Oleh :

Senin, 16/Nov/2020 15:12 WIB


SoundandMachine.com (Jakarta) Memasuki awal kuartal keempat atau di penghujung tahun 2020, penjualan mobil Honda terus menunjukkan pertumbuhan yang positif dibanding bulan-bulan sebelumnya yang sempat melemah akibat pandemi Covid-19.

Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor mengatakan, tren positif penjualan Honda tersebut didukung oleh pertumbuhan penjualan yang diraih oleh diler-diler Honda di berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga:
Ketika SUV Jagoan Off-road Mercedes-Benz G-Class Dimodifikasi Senyaman Limosin

"Sepanjang bulan Oktober lalu, Honda membukukan penjualan sebanyak 6.561 unit secara retail nasional, atau meningkat 12% dibanding penjualan bulan sebelumnya," tutur Billy dalam konferensi pres virtual, Senin (16/11).

Peningkatan penjualan Honda terbesar terjadi di area Jawa Tengah yang meningkat 17%, disusul oleh main diler area Jawa Barat sebesar 13%, area luar Pulau Jawa juga sebesar 13%, area Jabodetabek sebesar 10% dan area Jawa Timur sebesar 8%.

Baca Juga:
Diikuti 80 Ribu Peserta, Kompetisi Brio Vitual Drift Challenge Usai Digelar

"Untuk menanggapi kebutuhan dan kebiasaan baru konsumen, diler-diler kami menyesuaikan aktivitas dan operasional mereka dengan memanfaatkan jalur digital serta menawarkan program yang memudahkan konsumen dalam melakukan pembelian," jelas Billy.

New Brio jadi model paling laris sekaligus tulang punggung penjualan Honda. (foto: HPM)

Lebih lanjut ia mengatakan, penjualan Honda di bulan Oktober sama seperti bulan sebelumnya yakni September dimana sebanyak 50 persen didapat dari penjualan secara online.

Baca Juga:
Banyak Promo, Jangan Lewatkan IMX Year End Modz Sales 12.12 di Bukalapak

Berdasarkan hasil ini, Billy mengaku bahwa Honda akan terus memberikan peningkatan pelayanan melalui saluran digital.

"Kami terus berinovasi untuk digital marketing, karena masyarakat yang mulai berubah kebiasaan dari offline ke online, sehingga makin memudahkan," jelasnya.

Meski begitu, Billy mengaku ada juga konsumen yang masih datang langsung ke diler dalam melakukan pembelian, khususnya di luar Pulau Jawa yang terkadang mengalami akses internet.

"Memang terkadang ada kendala, sehingga tak menutup kemungkinan konsumen dateng ke diler. Tapi melalui saluran digital, konsumen kami berikan beragam informasi yang lengkap sebelum datang ke diler langsung," pungkas Billy.

Tags :