jualpelek.com, Solusi Inovatif Bertransaksi Pelek dan Ban

  • Oleh :

Sabtu, 21/Nov/2020 21:00 WIB


SoundandMachine (Jakarta), 21 November 2020 - Umumnya para pemain jual-beli pelek mengandalkan e-commerce umum yang memang reputasinya sudah terlihat. Namun ada startup yang mengkhususkan diri sebagai situs jual-beli pelek dan ban yaitu Jual Pelek atau jualpelek.com.

Didirikan 25 Oktober 2020 oleh lima orang serta hasil kolaborasi antara Eurovolution dan Rideclique, Jual Pelek memposisikan diri sebagai wadah jual-beli khusus pelek dan ban sehingga menjadi solusi inovatif bagi penggemar pelek di Indonesia untuk bertransaksi.

Baca Juga:
Ketika SUV Jagoan Off-road Mercedes-Benz G-Class Dimodifikasi Senyaman Limosin

"Saya sebagai penggemar mobil sendiri itu merasa kesulitan untuk mencari pelek-pelek yang ada di pasar. Jadi kita menciptakan Jual Pelek ini khusus untuk menyelesaikan masalah itu sebenarnya." buka Farhan Alif, mewakili pendiri Jual Pelek kepada SoundandMachine di event Lowfitment Day (13/11/2020)

Fitur "filter" merupakan andalan Jual Pelek karena sangat membantu karena mampu menyaring pencarian berdasarkan spesifikasi peleknya.

Baca Juga:
Diikuti 80 Ribu Peserta, Kompetisi Brio Vitual Drift Challenge Usai Digelar

"Kalau kita lihat dari feedback pengguna Jual Pelek, ini bermanfaat karena mereka mendapatkan hasil dari penjualannya dan untuk orang yang hobi nyari-nyari pelek gampang banget nemunya karena kita punya fitur yang memudahkan itu sebenernya." ungkap Farhan.

Meski namanya Jual Pelek, ban juga dijual lantaran success story situs ini, terutama ban bekas. Menurutnya, ban bekas merupakan salah satu komoditi yang susah dicari di Indonesia.

Baca Juga:
Banyak Promo, Jangan Lewatkan IMX Year End Modz Sales 12.12 di Bukalapak

"Tapi kita lihat ke depannya nanti, kalau pelek siapa tahu juga mulai mendominasi pasar jualpelekdotcom." sambung Farhan.

Saat ini Jual Pelek sudah diisi oleh 300 user selama dua minggu yang kebanyakan pemain kecil namun ke depannya akan menargetkan para pemain jual-beli pelek besar. Dari sekian user tersebut sudah banyak yang merasakan benefit dari Jual Pelek karena mampu menjual.

Hanya saja Jual Pelek tersebut informasinya baru sebatas penjual namun ke depannya akan meminta opini dari penggemar pelek untuk bisa membantu sesama user apakah ini pelek ori sungguhan atau sebetulnya replika.

Selain itu masih belum ada fitur yang bersifat antisipasif, seperti kebenaran atas informasi pelek dan beberapa hal yang tidak diinginkan lainnya namun sudah dipikirkan itu sejak awal.

"Karena itu salah satu tantangan yang ada di dunia mobil di indonesia." jelas Farhan, "Kita bekerja untuk bisa sampai ke sana sebenarnya namun belum ada fiturnya."sambungnya.

Menariknya ketika mereka berpromosi, seperti di Lowfitment Day misalnya, mereka menyematkan barcode di materi promosinya sehingga menjadi lapak digital.

(Joule)

Tags :