Tips Aman Saat Berkendara Dalam Kondisi Hujan Deras

  • Oleh :

Rabu, 25/Nov/2020 18:25 WIB


SoundandMachine.com (Jakarta) - Masuki penghujung tahun 2020, beberapa wilayah di Indonesia mulai diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Kondisi ini tentunya menuntut para pengemudi kendaraan agar lebih waspada.

Terlebih lagi, pada saat curah hujan yang turun tergolong deras sering kali menyebabkan kabut sehingga menyebabkan jarak pandang menjadi berkurang. Selain itu, genangan air juga salah satu faktor yang wajib diwaspadai.

Baca Juga:
Ketika SUV Jagoan Off-road Mercedes-Benz G-Class Dimodifikasi Senyaman Limosin

"Sebab, genangan air bisa menyebabkan waterplanning dimana kendaraan kehilangan grip terhadap permukaan jalan akibat kecepatan terlalu tinggi," ujar Samsudin, selaku National Technical Advisor dari Astra Peugeot.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk pandangan yang terhalang akibat guyuran hujan lebat serta kabut, memperlambat laju kendaraan dianggap menjadi pilihan bijak. Langkah ini diambil agar kemampuan bereaksi terhadap kendaraan lain bisa dimaksimalkan.

Baca Juga:
Diikuti 80 Ribu Peserta, Kompetisi Brio Vitual Drift Challenge Usai Digelar

Adapun kecepatan rata-rata yang aman dan disarankan adalah sekitar antara 30 hingga 50 km/jam sesuai kondisi di jalan raya. Meskipun melaju dengan kecepatan rendah, laju mobil tetap harus terlihat oleh mobil lain terutama yang ada di sekitar.

Samsudi menambahkan, pengendara harus memastikan lampu besar (headlamp) dan kabut (foglamp) dalam kondisi menyala, agar dalam kondissi jarak pandang yang terbatas, bisa tetap terlihat.

Baca Juga:
Banyak Promo, Jangan Lewatkan IMX Year End Modz Sales 12.12 di Bukalapak

"Saat melaju di jalan, jangan menyalakan lampu hazard, karena lampu ini hanya dipakai dalam keadaan darurat. Seperti mengalami kecelakaan lalu lintas atau dalam kondisi mogok," kata Samsudin.

Terakhir, hujan dan kondisi berkabut bisa menyebabkan proses pengembunan terjadi di dalam dan di luar kaca.

"Maksimalkan fungsi wiper untuk menghilangkan embun di bagian luar kaca, serta nyalakan dan sesuaikan suhu AC agar kaca di bagian dalam tidak mengembun," pungkas Samsudin. (EPS)

Tags :