Terobosan dalam Sejarah Pengembangan, Kilas Balik Mobil Listrik Nissan

  • Oleh :

Minggu, 29/Nov/2020 21:00 WIB


SoundandMachine (Jepang), 27 November 2020 - Nissan, sebagai salah satu merk pencetus mobil terelektrifikasi, memiliki pemikiran bahwa mengendarai mobil tidak sebatas bertransportasi, tetapi juga menginspirasi, mengasyikkan, dan sekadar menyenangkan.

Tak terkecuali ketika mengalami peralihan ke kendaraan listrik. Terbukti berkat teknologi onboard yang lebih cerdas, kendaraan listrik saat ini membuka kemungkinan gaya hidup yang lebih kaya dari sebelumnya.

Baca Juga:
Ketika SUV Jagoan Off-road Mercedes-Benz G-Class Dimodifikasi Senyaman Limosin

(foto: Nissan)

Oleh karena itu untuk merayakan ulang tahun Nissan LEAF sebagai kendaraan listrik pertama diproduksi massal, Nissan melakukan kilas balik mengenai mobil produksi yang menjadi model terobosan dari sejarah pengembangan kendaraan listrik Nissan.

Tama Electric Vehicle (1947)

Baca Juga:
Diikuti 80 Ribu Peserta, Kompetisi Brio Vitual Drift Challenge Usai Digelar

(foto: Nissan)

Kendaraan listrik bukanlah ide baru bagi Nissan karena di Jepang, pascaperang minyak langka tetapi tenaga hidroelektrik relatif berlimpah. Oleh karena itu pemerintah mempromosikan penelitian dan pengembangan di bidang ini dan Tama Electric Vehicle merupakan jawaban atas tantangan dari Nissan.

Dirilis tahun 1947, Tama adalah mobil listrik pertama Nissan dengan baterai timbal-asam yang dapat diganti serta memberikan kecepatan tertinggi 35,2 km / jam untuk jangkauan 96,3 kilometer.

Baca Juga:
Banyak Promo, Jangan Lewatkan IMX Year End Modz Sales 12.12 di Bukalapak

Hasil ini tidak terlalu mahal menurut standar saat ini, tetapi membuat Tama menjadi pemain dengan performa tertinggi dalam uji coba pemerintah. Pada tahun 1950, ketika pasokan minyak sudah stabil, Tama dihentikan produksinya tetapi penelitian kendaraan listrik tetap berjalan.

Nissan Prairie Joy EV (1996)

(foto: Nissan)

Baterai lithium-ion pertama kali muncul di perangkat seperti laptop dan ponsel namun diragukan oleh beberapa pihak apabila diterapkan untuk memberi daya pada seluruh mobil,

Keraguan tersebut dijawab dengan perilisan Nissan Prairie Joy EV, kendaraan listrik pertama di dunia yang dilengkapi dengan daya baterai lithium-ion tipe silinder, dan dibuktikan dengan membawanya ke salah satu lingkungan paling menantang di bumi yaitu Arktik.

Institut Riset Kutub Nasional Jepang menggunakan Prairie Joy EV selama enam tahun di bawah kondisi kutub yang keras, tanpa gangguan sedikit pun. Semenjak senyap dan bebas emisi, mobil tersebut memungkinkan peneliti mendekati satwa liar untuk observasi.

Dalam kondisi mengemudi normal, baterai Prairie Joy EV mampu menempuh jarak 200 km dan kecepatan tertinggi 120 km / jam. 30 Prairie Joy EV dijual kepada pelanggan korporat dan armada di Jepang.

Nissan Hypermini (2000)

(foto: Nissan)

Nissan merilis Hypermini menjadi pandangan baru tentang mobil listrik yaitu kendaraan komuter perkotaan untuk dua orang.

Mobil yang muncil di film Hollywood seperti "Sleepover" dan "The Princess Diaries 2." Motor traksi sinkron magnet neodymium menghasilkan kecepatan 100 kpj dengan kecepatan tertinggi dan jangkauan hingga 115 km dengan sekali pengisian daya.

Hypermini menerima New Energy Grand Prize dari Japan`s New Energy Foundation dan penghargaan Good Design dari Japan Institute for Design Promotion.

Sistem keyless entry yang inovatif juga menjadikannya kendaraan pilihan untuk proyek percontohan berbagi mobil dari Yokohama hingga University of California.

Nissan LEAF (2009)

(foto: Nissan)

Sebagai kendaraan listrik produksi massal pertama dari Nissan, Nissan LEAF merupakan tonggak sejarah mobilitas listrik dan sekarang sudah lebih dari 500.000 mobil telah dibuat.

Kunci kesuksesan LEAF adalah menggabungkan penelitian dan pengembangan selama puluhan tahun dengan wawasan konsumen. Daya jangkau 200 km per pengisian untuk generasi pertama, menjadikannya pilihan praktis bagi banyak pembeli kendaraan listrik pertama kali.

Selain itu, LEAF juga memperkenalkan gagasan luas untuk menggunakan kendaraan listrik sebagai sumber tenaga bergerak.

Nissan e-NV200 (2014) 

(foto: Nissan)

Nissan e-NV200 merupakan kendaraan komersial ringan tanpa emisi pertama yang menawarkan kelapangan dan keserbagunaan dari basis NV200 Vanette atau Evalia jika di Indonesia dengan drivetrain elektrik tenang dan bertenaga.

Sistem pengereman hidraulik dan regeneratif memberi kendaraan jangkauan hingga 190 km per pengisian daya. e-NV200 juga dapat berfungsi sebagai baterai ponsel, lengkap dengan soket listrik, sehingga berguna untuk segala hal mulai dari tanggap bencana hingga promosi luar ruangan.

Di Inggris e-NV200 digunakan sebagai mobil penjual es krim yang membutuhkan daya listrik lebih untuk pendinginannya.

(Joule)

Tags :