Oleh :
SoundandMachine.com (Jakarta) - Gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2020 telah resmi dibatalkan.
Sebagai gantinya, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) telah menyiapkan pameran Gaikindo Jakarta Auto Week.
Baca Juga:
Ketika SUV Jagoan Off-road Mercedes-Benz G-Class Dimodifikasi Senyaman Limosin
Sedianya, pameran otomotif dengan konsep baru tersebut, akan digelar pada 21 hingga 29 November 2020 di Jakarta Convention Centre (JJC), Jakarta Pusat. Gaikindo Jakarta Auto Week akan menggunakan keseluruhan area JCC, sebesar lebih kurang 30 ribu meter persegi.
Namun, karena kondisi pandemi Covid-19 yang belum mereda, Gaikindo berencana akan menyelenggarakan Gaikindo Jakarta Auto Week, pada 9 hingga 17 Januari 2021. Sayang, rencana tersebut juga harus ditunda.
Baca Juga:
Diikuti 80 Ribu Peserta, Kompetisi Brio Vitual Drift Challenge Usai Digelar

"Kondisi kesehatan dan keselamatan masyarakat yang belum sepenuhnya kondusif akibat pandemi Covid-19 menjadi titik pertimbangan utama bagi Gaikindo dan pemerintah," ujar Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo.
Ia menambahkan, keputusan ini juga merupakan arahan dari Kementerian Perindustrian selaku tempat bernaung Gaikindo, agar waktu penyelenggaraan pameran yang diharapkan akan kembali mendorong pertumbuhan industri otomotif Indonesia ini dapat dimundurkan.
Baca Juga:
Banyak Promo, Jangan Lewatkan IMX Year End Modz Sales 12.12 di Bukalapak
"Gaikindo memberikan respon positif terhadap arahan tersebut dan tetap berupaya maksimal mempersiapan Gaikindo Jakarta Auto Week pada jadwal barunya yakni tanggal 6 hingga 14 Maret 2021," jelas Yohannes.

Rencananya, Gaikindo Jakarta Auto Week akan berlangsung dengan protokol pengamanan Covid-19 yang dipersiapkan secara matang bersama berbagai instansi pemerintah terkait, sehingga pengunjung akan dapat terlindungi dengan maksimal pada saat penyelenggaraannya.
"Diperkirakan upaya penanganan pandemi akan mencapai situasi yang lebih aman dan kondusif pada Maret nanti, hal ini pasti akan memberikan kenyamanan bagi pengunjung dan dapat membantu peserta untuk mencapai tujuannya," pungkas Yohannes. (EPS)