Dedikasi Teknologi Plug-in Hybrid, Mitsubishi Resmi Update Eclipse Cross di Jepang

  • Oleh :

Jum'at, 04/Des/2020 13:00 WIB


SoundandMachine (Tokyo, Jepang), 15 Oktober 2020 Mitsubishi Motor Corporation (MMC) telah resmi meluncurkan SUV kompak yang telah di-update yaitu Mitsubishi Eclipse Cross untuk pasar Jepang.

Update tersebut merupakan dedikasi dan investasi Mitsubishi terhadap teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) meskipun untuk Eclipse Cross varian mesin bensin akan tetap tersedia.

Baca Juga:
Ketika SUV Jagoan Off-road Mercedes-Benz G-Class Dimodifikasi Senyaman Limosin

"Pada 2030, kami akan meningkatkan proporsi kendaraan berlistrik dalam total penjualan menjadi 50%, dengan fokus pada PHEV seperti model baru ini." ungkap Takao Kato, Chief Executive Officer MMC.

(foto: Mitsubishi)

Exterior Eclipse Cross mengusung Dynamic Shield yang berevolusi untuk meningkatkan gaya secara signifikan dan menghasilkan tampilan SUV yang ramping terlihat ramping, stabil, mewah, unik dan tentunya sporti.

Baca Juga:
Diikuti 80 Ribu Peserta, Kompetisi Brio Vitual Drift Challenge Usai Digelar

(foto: Mitsubishi)

Interiornya memakai warna hitam, namun tersedia juga warna putih sebagai opsi, dengan aksen perak dan jok kulit abu-abu muda menciptakan tampilan yang lebih berkelas. Door trim juga berkoordinasi dengan warna jok mobil untuk menampilkan ruang interior yang sporty serta berkualitas tinggi.

Dengan interior seperti ini membuat Eclipse Cross selalu menjadi tempat yang menyenangkan dan nyaman untuk menghabiskan waktu, dan perubahan baru mengantarkannya ke kelas lebih atas.

Baca Juga:
Banyak Promo, Jangan Lewatkan IMX Year End Modz Sales 12.12 di Bukalapak

(foto: Mitsubishi)

Eclipse Cross menggunakan sistem PHEV 4WD motor ganda yang dimodifikasi dari Outlander PHEV. Sistem PHEV tersebut terdiri dari satu motor listrik berdaya 13.8 kWh dengan jangkauan 57.3 km di depan dan satu belakang, baterai penggerak berkapasitas besar, dan mesin MIVEC 2.400 cc.

PHEV tersebut terdapat tiga mode penggerak yaitu EV atau hanya memakai motor listrik, hybrid seri menggunakan mesin bensin untuk menghasilkan tenaga motor listrik sebagai penggerak, dan Hybrid Paralel menggunakan mesin bensin untuk menggerakkan kendaraan dibantu oleh motor listrik.

(foto: Mitsubishi)

Stopkontak on-board AC 100 volt dengan daya maksimum 1.500 watt membuatnya dapat memasok daya ke elektronik dan peralatan untuk rekreasi di luar ruangan dan sebagai sumber listrik yang andal dalam keadaan darurat.

Kendaraan ini juga dapat berfungsi sebagai pemasok daya listrik rumah dari energi yang tersimpan dengan menghubungkan perangkat vehicle to home ke port pengisian cepat hingga 10 hari saat terisi penuh dan diisi bahan bakar.

Dengan PHEV seperti ini membuat Eclipse Cross PHEV yang memungkinkan akselerasi cepat, senyap, namun bertenaga unik untuk kendaraan listrik dan tak kalah penting lebih praktis.

(foto: Mitsubishi)

Sementara sistem 4WD-nya sudah memakai S-AWC (Super-All Wheel Control) yang membuat handling lebih baik yang sesuai dengan maksud pengemudi, dan pengendaraan lebih nyaman dan lebih tenang dan didukung dengan kekakuan tinggi pada bodi serta suspensi depan-belakang yang dioptimalkan.

(foto: Mitsubishi)

Untuk varian mesin bensin, sistem S-AWC-nya terintegrasi Active Yaw Control (AYC) untuk mengatur gaya pengereman antara roda depan kiri dan kanan untuk menikung lebih tajam, serta Anti-Lock Brake System (ABS) dan Active Stability Control (ASC) ) untuk mengatur gaya pengereman.

Dengan kontrol secara elektronik, sistem S-AWC terintegrasi AYC mendistribusikan torsi secara optimal antara roda depan dan belakang sehingga membuat handling lebih akurat dan stabil dalam kehidupan sehari-hari dan kemampuan manuver di jalan licin.

"Dengan kekuatan teknologi PHEV perintis kami dan keahlian 4WD yang kami bangun melalui pengalaman reli, kami telah menanamkan esensi Mitsubishi dalam desain ulang ini." jelas Kato.

Eclipse Cross mulai dibanderol 2.531.100 Yen atau sekitar 344,8 juta Rupiah untuk mesin bensin dan 3.848.900 Yen atau sekitar 524, 4 juta Rupiah untuk PHEV.

(Joule)

Tags :