Oleh :
SoundandMachine.com (Jakarta) - Beberapa waktu lalu, Indonesia Car Audio Network (I-CAN) kembali mengadakan kontes car audio yaitu I-CAN New Normal, New Life & New Sound di di Bands Cafe, Mega Glodok Kemayoran (MGK).
Kompetisi tersebut, diikuti oleh puluhan peserta di berbagai kelas. Saat hadir di kontes itu, SoundandMachine tertarik dengan salah satu mobil peserta yang tampilannya cukup ekstrem.
Baca Juga:
Ketika SUV Jagoan Off-road Mercedes-Benz G-Class Dimodifikasi Senyaman Limosin

Bukan hanya tampilannya yang menarik dan performa audionya saja yang mumpuni, mobil Honda Jazz berwarna emas (Gold) itu ternyata juga keluar sebagai juara di kelas SQL Professional Extreme.
"Honda Jazz ini telah dimodifikasi hampir di seluruh bagian," ujar Edo, sang pemilik. Ia menjelaskan, untuk bagian eksterior telah diubah dengan inspirasi tampilannya berasal dari film "Transformer".
Baca Juga:
Diikuti 80 Ribu Peserta, Kompetisi Brio Vitual Drift Challenge Usai Digelar

Bagian bumper depan dan belakang dirombak total, dengan penggunaan body kit fiberglass yang desainnya sangat berbeda jauh dibanding standarnya. "Makanya mobil ini dinamakan Jazzformer," tutur pria ramah tersebut kepada SoundandMachine.
Masuk ke interior, tak terlihat lagi ruang kabin standar Honda Jazz. Sebagai gantinya, Edo telah menyematkan komponen modifikasi audio secara penuh, sehingga hanya menyisakan dua kursi di bagian depan.
Baca Juga:
Banyak Promo, Jangan Lewatkan IMX Year End Modz Sales 12.12 di Bukalapak
"Kita membangun mobil ini dengan konsep SQL Extrem, dan memang mobil ini khusus untuk mengikuti kelas kompetisi tersebut," tambah Pian, instalatur dari Audison Motor yang merancang Jazz berkode GK5 itu.

Sebagai pusat pengaturan, Pian mempercayakan head unit Pioneer AVH 8850 BT. Sementara untuk speaker dan komponen audio lain semisal power, bengkel yang berlokasi di kawasan Cengkareng tersebut, menggunakan produk Ground Zero dan Crescendo.
"Penggunaan head unit Pioneer karena memiliki watt yang lebih besar dibanding head unit lain. Tweeter kita pakai full buatan Ground Zero sekitar 6 set, sementara speaker ada 12 buah," jelas Pian.

Sebagai penghasil suara yang lebih jernih, digunakan processor Evo 9DSP buatan Crescendo. "Untuk power GZCA 1.5 spl ada 3 buah untuk menggerakkan speaker-speaker yang ada di pintu. Lalu ada 4 buah power monoblok GZCA 5K untuk menggerakkan 8 unit subwoofer," tutur Pian.
Mempercantik penampilan, tim dari Audison turut menyematkan lampu-lampu LED dengan akrilik, serta alat penyembur asap sehingga sangat menarik bila dinyalakan pada malam hari, layaknya sebuah konser musik.
Salah satu bagian yang mencolok, adalah desain box subwoofer yang sangat besar. Bahkan ukuran lubang ventilasinya, nyaris seukuran kabin mobil.

"pembuatannya memang lebih sulit, karena harus dihitung secara presisi ukuran boxnya. Lalu diberi ventilasi agar tendangan suara yang keluar lebih dahsyat," kata Pian.
Memiliki performa audio yang menggelegar, ternyata membangun mobil ini hanya memerlukan waktu 1 bulan dengan biaya mencapai ratusan juta Rupiah. "Tantangannya, kita beberapa kali bongkar pasang untuk mencari setelan yang tepat," paparnya.
Setelah jadi, mobil ini sempat beberapa kali mengikuti kontes audio. "Paling berkesan ikut kontes I CAN kemarin, karena menjadi juara 1 di kelas SQL Profesional Extreme. Kebetulan kita lagi untuk ambil point untuk Class of Champions di IIMS tahun depan," sambung Edo.

Pria berkacamata itu melanjutkan, hasil dari kompetisi I-CAN lalu, sekaligus menjadi ajang untuk melihat kekurangan hasil modifikasi yang telah dilakukan.
"Sejauh ini sudah cukup puas. Namun kita akan lakukan improvement lagi," pungkas Edo. Keren sob! (EPS)