Inspirasi dari Tombol Spasi, Skuter Listrik Spacebar Miliki Tampilan Unik

  • Oleh : edo

Jum'at, 08/Janu/2021 14:01 WIB


SoundandMachine.com (Jakarta) - Studio desain dan branding yang berbasis di Jakarta, Katalis, baru saja merilis skuter listrik mungil yang bisa dilipat bernama Spacebar. 

Selain dimensinya yang ringkas, skuter ini memiliki desain dan bentuk yang unik. Tak heran, begitu gambarnya muncul di sosial media, Spacebar yang merupakan hasil kolaborasi dengan Kamengski ini, langsung menjadi bahan perbincangan netizen. 

Joseph Sinaga, Head of Strategy dari Katalis menjelaskan, bahwa skuter listrik ini diharapkan dapat membuka ruang-ruang yang sebelumnya belum bisa dijangkau orang yang mengendarainya, sehingga rasanya tepat untuk dinamakan Spacebar.

Desain nuansa kotak

"Ibaratnya mengetik menggunakan komputer atau laptop, cara untuk membuka ruang antar teks kan tentunya dengan menekan spacebar atau tombol spasi. Nah, kami terinspirasi dari hal tersebut," kata Joseph.

Lebih lanjut ia mengatakan, berasal dari inpirasi tombol spasi juga lah mengapa skuter ini berbentuk persegi panjang. Sementara Julian Palapa, Principal Designer Katalis menambahkan, bahwa walau dari segi dimensi terbilang mungil, Spacebar dibekali dengan daya sebesar 1200w.

Cocok untuk mobilitas di perkotaan

"Jadi, Spacebar dirasa mampu menerabas padatnya lalu lintas Ibu Kota, terlebih untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Ya, kecil tapi menggigit, ibaratnya cabe rawit lah," ucap Joseph.

Dirunut dari segi desain, inspirasi dari tombol spasi tersebut lalu dituangkan Julian dalam Detailed Engineering Design (DED), yang akhirnya kembali didiskusikan dengan desainer multidisiplin kenamaan asal Jakarta, Kamengski, dalam membuat konsep visual yang menarik. 

Miliki desain yang unik

Specebar memiliki body yang sepenuhnya terbuat dari bahan aluminium, berbagai aksen visual, decal dan warna body, hingga bahan dan warna jok dipilih secara cermat oleh Katalis dan Kamengski. Proses pembuatan motor ini juga cukup unik, dikerjakan dari dua kota sekaligus. 

"Saya, Joseph dan seorang desainer kami, Kemal, kerjakan ketika sedang menuntaskan proyek konstruksi di sebuah situs pertambangan di Sumbawa Barat. Lalu secara simultan, skuter ini dibangun Fathur, engineer kami dari workshop Jakarta, dan dimonitor terus oleh Said yang juga berada di Jakarta," tutur Julian.

Joseph menjelaskan, bahwa dengan hadirnya Spacebar, dirinya berharap akan semakin banyak anak muda Indonesia yang mengembangkan solusi mobilitas masa depan. "Spacebar is our way of making way," tutup Joseph. (EPS)