Oleh :
SoundandMachine.com (Jakarta) - Sebagai bentuk langkah untuk memberikan perlindungan bagi kendaraan konsumennya, pada awal tahun 2021 PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menghadirkan kembali program Mitsubishi Loyal Customer Care Campaign 2021.
"Mitsubishi Loyal Customer Care Campaign 2021 merupakan bentuk komitmen kami untuk memberikan layanan purnajual terbaik berupa perlindungan maksimal kendaraan dan juga penggunanya," ujar Eiichiro Hamazaki, Director of After Sales Division PT MMKSI.
Baca Juga:
Jawab Kebutuhan Pasar, Chery Luncurkan Dua Kendaraan Elektrifikasi di GIIAS 2026
Lebih lanjut ia mengatakan, Mitsubishi Loyal Customer Care Campaign 2021 merupakan program paket perawatan kendaraan yang terdiri dari dua konsep, yaitu Fogging Disinfectant with Mitsubishi Fragrance dan Loyal Customer Appreciation.
Rencananya, Mitsubishi Loyal Customer Care Campaign 2021 akan berlangsung pada periode 11 Januari - 28 Februari 2021, diseluruh diler Mitsubishi Motors dengan fasilitas 3S.
Baca Juga:
Melirik Suzuki XL7 New Zeta, SUV 7-Seater Rp 200 Jutaan yang Lega dan Bertenaga

Berlaku hingga Februari 2021
Baca Juga:
Omoda Resmi Kembali Hadir di Indonesia, Kendaraan Pertamanya Debut Global
Eiichiro menjelaskan, layanan Fogging Disinfectant with Mitsubishi Fragrance bisa didapat oleh konsumen yang datang ke dealer Mitsubishi dan melakukan perawatan berkala. Konsumen akan mendapatkan fasilitas gratis 1x Fogging Disinfektan dengan wewangian spesial khas Mitsubishi.
Menariknya, fasilitas ini berlaku untuk seluruh model baik kendaraan penumpang maupun komersial. Sementara fasilitas Loyal Customer Appreciation, merupakan bentuk apresiasi dari Mitsubishi Motors bagi yang melakukan servis berkala secara rutin di bengkel resmi.
"Tidak hanya itu, kami juga menambahkan beragam benefit termasuk gratis oli mesin dan diskon jasa, yang dapat dimanfaatkan oleh pelanggan setia Mitsubishi di seluruh diler. Semoga program ini dapat menjadi solusi dan upaya memberikan rasa aman serta nyaman bagi konsumen ditengah masa pandemi," pungkas Eiichiro. (EPS)