Oleh : Julfikri
SoundandMachine.com (Jakarta), 20 Maret 2021 – Di Indonesia, Suzuki Swift beserta lini penerusnya, popularitasnya lebih rendah dibanding merk lain pada zaman itu yang juga memasarkan hatchback berpintu sedikit.
Baca Juga:
Lanjutkan Tradisi, Daihatsu Ajak Komunitas Penggunanya Mudik Bareng

Baca Juga:
Resmi! Bukan di NICE PIK 2, Pameran GIIAS 2026 Tetap Diadakan di ICE BSD
Masuk akal mengingat jumlahnya juga sedikit bahkan tidak sampai ribuan. Namun bukan berarti hatchback tersebut tidak memiliki antusias, karena sebetulnya sudah memiliki komunitas bahkan wadah yaitu Suzuki Swift 2 Doors Enthusiasts (SS2DE).
Baca Juga:
Ikuti Perkembangan Zaman, Gerai Victory Audio Sukses Adakan Pameran Alpine Day
“Ini mobil jumlahnya terbatas, kadang-kadang orang karena gak tau, gak ada komunitasnya, akhirnya males ngebangun atau ngebuang begitu aja.” buka Dicky Nugraha, Koordinator SS2DE kepada SoundandMachine di Ranch Market Pondok Indah (20/3/2021). “Nah dengan adanya komunitas, kita saling sharing. Kalo gak ada ini substitusinya apa.” Tambahnya.
SS2DE rangkul para antusias yang memakai Suzuki Swift 2 pintu termasuk lini penerusnya seperti Forsa hingga Amenity atau Eleny.

Sementara untuk Swift sendiri, yang dua pintu hanya keluaran awal yaitu 1985 karena setelahnya sudah tidak memakai namanya lagi. Namun selama dua pintu dan masih bagian dari penerusnya, bisa bergabung.

Termasuk bagi antusias yang memakai Suzuki Cultus atau Amenity versi Jepang dan di Indonesia masuk hanya beberapa unit saja untuk pemakaian motorsport.

Selain individu, SS2DE juga terbuka bagi yang sudah tergabung di komunitas dan saat ini sudah ada sekitar 75 anggota yang terdaftar di group WhatsApp. Pendaftaran tersebut dilihat dari nomor sasis untuk memastikan bahwa mobil tersebut sudah dua pintu dari pabriknya.
“Karena kita punya form batch pengirimannya.” tutup Dicky.
(Joule)