Wanita Wajib Tahu, Ini Cara Mudah Merawat Mobil Ala Mitsubishi

  • Oleh : edo

Kamis, 22/Apr/2021 12:41 WIB


SoundandMachine.com (Jakarta) - Melakukan perawatan pada mobil memiliki banyak sekali manfaat, salah satunya adalah untuk membuat kondisi mobil kesayangan selalu tetap prima ketika akan digunakan.  

Sebagai pemilik mobil, sebaiknya mengetahui beberapa bagian yang memerlukan pengecekan secara rutin, seperti komponen dengan cairan terutama di bagian mesin. Perawatan mobil, tidak hanya bisa dilakukan oleh pria saja, namun wanita juga bisa melakukan pemeriksaan dengan mudah. 

Baca Juga:
Edukasi Dunia Otomotif ke Anak, Mitsubishi Beri Potongan Harga Masuk KidZania

Bertepatan dengan Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April 2021, Tegar Ardisura Raharja , Head of Marketing & Promotion Strategy Section PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mengatakan, ada beberapa langkah perawatan ringan yang dapat dilakukan oleh wanita. 

"Seperti diketahui, kita harus selalu melakukan perawatan rutin untuk menjaga kondisi mobil agar tetap prima. Paling tidak, kita harus memanaskan seminggu sekali," kata Tegar dalam sesi wawancara secara virtual Rabu, (21/04).

Baca Juga:
Ralliart Bakal Kembali Sediakan Aksesori untuk Kendaraan Mitsubishi

Selain itu, untuk merawat mobil bukan hanya sekadar memanaskan saja, ada juga beberapa hal yang harus dilakukan, berupa pengecekan bagian lain. "Bertepatan dengan Hari Kartini, saya akan memberikan tips yang bisa dilakukan oleh wanita," tutur Tegar.

Baca Juga:
Mitsubishi Xpander Generasi Terbaru Bakal Gunakan Mesin Hybrid

Pertama yang dapat dilakukan adalah pengecekan ruang mesin (Engine Room):

1. Check engine oil atau level oli mesin

"Setelah mesin dipanaskan, cek level oli mesin dengan menarik stik level oli," jelas Tegar. Kemudian, bersihkan sedikit menggunakan kain lap atau tisu, lalu masukkan kembali. 

Kemudian tarik kembali batang stiknya, tujuannya agar level oli dapat terbaca dengan lebih akurat. Tambahkan oli bila levelnya berkurang dari batas minimal. Upayakan agar level oli jangan melewati batas maksimal.

2. Check radiator coolant level atau level air radiator

Cara melakukan pengecekan sangat mudah, bisa dilakukan dengan melihat langsung ke tabung cadangan (Reservoir) cairan coolant. "Pastikan Cairan berada di antara level maksimum dan minimum. kalau ada pengurangan cukup menambahkan saja, pastikan pemeriksaan ini dilakukan di tempat rata atau datar," ungkap Tegar.

Cara ini, bisa juga dilakukan untuk memeriksa cairan wiper, dan cairan red (Brake Fluid). "Cairan rem tak kalah penting, karena berhubungan dengan keselamatan berkendara, biasanya ada di sebelah kiri ruang mesin atau sejajar dengan sisi pengemudi. Lakukan penambahan bila level berkurang," sambungnya.

3. Check battery atau aki

Aki merupakan salah satu komponen penting dalam sebuah mobil. Pastikan aki selalu dalam keadaan bersih, terutama bagian kepala aki. Bersihkan dengan kuas atau sikat halus, bila terlihat kotoran atau bahkan jamur.

Selain ruang mesin, bagian yang tak kalah penting untuk dilakukan perawatan adalah ban. Apalagi, bila mobil kesayangan jarang dipakai yang membuat sangat mudah tekanan angin menjadi berkurang. 

"Kita perlu melakukan pemeriksaaan ban terutama bila mobil jarang dipakai. Bila berkurang, maka pengisian angin bisa dilakukan sendiri menggunakan kompresor portabel yang dapat dibeli secara online," papar Tegar.

Cara menggunakannya pun mudah, tinggal colok soket kompresor ke lubang ligther, lalu pasang selang angin ke masing-masing ban secara bergantian. "Jangan lupa, pastikan mobil dalam keadaan menyala saat melakukan pengisian angin," jelasnya.

Lalu, jangan lupa juga untuk selalu memanaskan mobil minimal selama 15 menit satu atau dua kali seminggu. Sebab, bila terlalu lama diam akan berpengaruh pada oli. Bila terlalu lama diam, oli akan mengendap pada oil pan, sehingga saat pertama kali dipanaskan akan timbul gesekan.

Hal ini tentunya akan mempengaruhi performa. Agar mesin tetap prima, segera lakukan pergantian oli. Tak ketinggalan, bersihkan kendaraan seminggu sekali agar terhindar dari kotoran dan debu. "Agar udara kabin tetap segar dan bebas dari kuman bisa gunakan anti bacterial," pungkas Tegar. (EPS)