Targetkan Penjualan 500 Unit Perbulan, Daihatsu Rocky Juga Akan Diekspor ke 50 Negara

  • Oleh : edo

Senin, 03/Mei/2021 12:35 WIB


SoundandMachine.com (Jakarta) - Setelah berbulan-bulan membuat para pecinta otomotif di Tanah Air penasaran terkait kepastian peluncurannya, Daihatsu Indonesia pada Jumat 30 April 2021, akhirnya resmi meluncurkan Daihatsu Rocky.

Hadirnya SUV kompak Rocky ini, menandai kolaborasi kelima yang dilakukan Daihatsu bersama Toyota. Seperti diketahui, Rocky memiliki saudara kembar dari merek Toyota yakni Raize.

Baca Juga:
Jawab Rasa Penasaran, Daihatsu Ajak 18 Komunitas Coba SUV Kompak Rocky

Selain itu, mengikuti trend SUV global yang kini tengah digemari banyak orang, Daihatsu memperkenalkan Rocky yang merupakan mobil compact SUV berkapasitas 5 penumpang dengan desain stylish dan modern yang sangat cocok serta nyaman dikendarai pada berbagai kondisi jalan. 

Baca Juga:
Masuki Kuartal II 2021, Penjualan Ritel Daihatsu Naik 10,6%

Nama Rocky, dipilih karena menggambarkan jiwa muda yang tangguh dan kuat. Menariknya, Rocky adalah produk Daihatsu pertama di Indonesia yang mengusung teknologi Daihatsu New Global Architecture (DNGA). 

Hendrayadi Lastiyoso, Marketing and Customer Relation Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation mengatakan, berbekal sejumlah keunggulan, pihaknya yakin Daihatsu Rocky akan diterima oleh pasar Tanah Air secara positif.

Baca Juga:
Ini Tipe Daihatsu Rocky JDM yang Fiturnya Mirip dengan Versi Indonesia

"Kami percaya, Daihatsu Rocky menjadi jawaban bagi mereka yang mencari mobil impian dengan desain stylish, sederet fitur terkini dan harga yang bersaing," kata Hendra saat acara peluncuran.

Lebih lanjut ia mengatakan, Daihatsu mematok target penjualan Rocky sebanyak 500 unit per bulan. Meski begitu, ada tiga hal yang bisa mempengaruhi tercapainya target tersebut.

"Ada tiga hal. Pertama bagaimana pun situasi masih pandemi masih ada, pandemi ini tentu menyebabkan perlambatan ekonomi. Lalu ada stimulus pemerintah dengan relaksasi PPnBM, terakhir masalah produksi suplai," jelas Hendra.

Ia menyebut, bila ketiga hal tersebut bergerak secara positif, maka target penjualan kedepannya akan lebih tinggi lagi. Tak hanya penuhi kebutuhan dalam negeri, Daihatsu juga akan mengekspor SUV kompak tersebut ke sejumlah negara.

"Produksi massal bulan april, diserahkan ke domestik mulai 30 April. Lalu kita akan melakukan ekspor mulai Agustus 2021. Karena butuh persiapan di pasar ekspor yang dituju," jelasnya.

Nantinya, untuk penuhi kebutuhan pasar ekspor, Daihatsu Rocky akan diproduksi dalam merek toyota. "Sudah diinfo bahwa produk ini akan diekspor ke 50 negara dalam merek Toyota," pungkas Hendra. (EPS)