Inspirasi Upgrade Performa Mesin Honda Brio, Pilih Turbo atau NA?

  • Oleh : edo

Senin, 12/Jul/2021 12:34 WIB


SoundandMachine.com (Jakarta) - Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, kali ini SoundandMachine akan memberikan referensi, bagaimana cara melakukan modifikasi yang proper pada Honda Brio.

Setidaknya ada empat sektor yang akan kami ulas, dengan menggali informasi langsung dari para pakarnya, untuk menggambarkan hasil modifikasi yang memuaskan, serta semakin membuat Brio kawan SoundandMachine, nyaman digunakan sehari-hari.  

Baca Juga:
Hampir Semua Sektor Kena Up-grade, Ini Modifikasi Brio Turbo Supergiveaway IMX Pekanbaru

Deretan upgrade atau modifikasi yang akan kami lakukan, yakni mulai dari sistem audio termasuk peredaman kabin, sektor roda, sistem suspensi dan terakhir adalah meningkatkan performa mesin.  

Setelah melakukan upgrade sektor suspensi pada edisi lalu, kali ini kami akan melakukan upgrade untuk sektor mesin agar performa dan akselerasinya menjadi lebih optimal. 

Apalagi, konsep yang ingin diusung yakni adalah modifikasi mesin yang aman untuk digunakan sehari-hari. Tentunya ada trik tersendiri agar mobil yang dibuat 'lebih kencang' bisa tetap nyaman digunakan, dan paling penting adalah tetap aman.

Agar tak salah, kami langsung menyambangi Engineplus Motorsport yang berlokasi di Jl. Indokarya 1, Sunter, Jakarta Utara. Yudhistira, salah seorang staf dari bengkel spesialis mesin tersebut mengatakan, saat ingin meningkatkan performa mesin, pertama kita harus tentukan target terlebih dulu.

"Peningkatan tenaganya mau sampai sebesar apa?," buka Yudhis. Ia menambahkan, pada prinsipnya ada dua cara meningkatkan performa mesin, yakni Naturally Aspirated (NA) atau menggunakan force induction (turbo atau super changer).

"Untuk pengunaan turbo, bisa memasang turbo kit yang didesain khusus untuk mesin bawaan Honda Brio, yakni L12B 1.200 cc," kata pria ramah tersebut kepada SoundandMachine. 

Meski penambahan perangkatnya cukup banyak, seperti turbonya sendiri (rumah keong), down pipe, hingga intercooler, namun pengerjaannya relatif lebih ringkas. Sebab, turbo kit tersebut tinggal dipasang saja, semua dudukan udah disetel sesuai dengan mesin Honda Brio.

"Cuma butuh tiga hari untuk pasang turbo. Tanpa membongkar mesin, jadi pemasangan sangat simpel. Tapi memang hasil peningkatannya tenaganya gak bisa berkali-kali lipat dibanding internal mesin yang ikut dirombak," tutur Yudhis.

Setidaknya, dengan memasang turbo kit yang dikembangkan oleh Engineplus, tenaga Honda Brio mampu melonjak hingga dua kali lipat dibanding standar. Ia mengingatkan, agar sebelum memasang turbo, pastikan mesin standar dalam kondisi sehat.

"Setelah itu, penggunaan bahan bakar juga harus disesuaikan agar hasilnya lebih optimal. Minimal menggunakan bahan bakar sekelas Pertamax," ungkapnya. Menariknya, penggunaan turbo kit ini masih membuat Brio nyaman untuk digunakan sehari-hari.

"Turbo kit yang kita develop, memang sangat reliable untuk digunakan harian. Sebab, komponen standar Honda Brio lainnya masih dapat digunakan, seperti suspensi, knalpot, serta pengereman," jelasnya.

Sementara untuk pilihan kedua, yakni NA, Yudhis mengatakan bahwa pada dasarnya adalah mengoptimalkan efisiensi dari mesin itu sendiri. "Kondisi standar mesin, tanpa menambahkan perangkat-perangkat," tuturnya.

Salah satu metodenya yakni dengan menaikkan kompresi. "Sebenarnya ada beberapa cara, tapi karena part LB12 rada jarang, kita bisa akalin pakai gasket-gasket yang lebih tipis. Lalu memapas silinder head. Namun tak bisa terlalu banyak. Kemudian porting dan polish," papar Yudhis. 

Menggunakan metode NA, pria berkacamata itu mengatakan bahwa akan ada kenaikan tenaga hingga 25 persen, bila diimbangin dengan penggantian exhaust sitem, filter. "Kurang lebih naik 10-15 HP tambahnya. Jadi mau pakai cara yang mana? (EPS)