Airbag Grand Cherokee Gagal Berfungsi Saat Kecelakaan Hebat, Jeep Indonesia Angkat Bicara

  • Oleh : edo

Rabu, 21/Jul/2021 10:35 WIB
Foto kejadian kecelakanaan (@donmemeto) Foto kejadian kecelakanaan (@donmemeto)

SoundandMachine.com (Jakarta) - Beberapa hari terakhir, pecinta otomotif nasional dihebohkan dengan berita mengenai sebuah kecelakaan hebat Jeep Grand Cherokee, yang dikemudikan oleh Muhammad Al Abdullah, petinggi Grup Garansindo. 

Grand Cherokee yang dikemudikannya hancur akibat kecelakaan yang terjadi pada Kamis (15/7/2021) lalu. Meski selamat, namun Al mengaku bahwa fitur keselamatan pada SUV tersebut tidak bekerja.

Baca Juga:
Dapat Fitur Baru, Harga Jeep Wrangler Rubicon 2021 Tetap Sama

Melalui akun Facebook miliknya, pria yang akrab disapa Memet tersebut menceritakan kronologisnya. Kala itu, dirinya sedang berkendara menuju Jawa Tengah di Jalan Tol Kanci, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Kecelakaan Grand Cherokee tersebut disebut terjadi pada jam 16.26 WIB.

Baca Juga:
Ludes Terjual di IIMS, Jeep Indonesia Siapkan Wrangler Rubicon Model 2021

"Kejadiannya saya sedang di jalur kanan tol dan di depan ada mobil Avanza di jalur kanan juga yang tiba-tiba mengerem mendadak, tetapi sayangnya fitur Active Brake Collision System (ABCS) yang merupakan salah satu fitur safety yang ada dalam Mobil Jeep GC 3.6L (Summit 2014) ini TIDAK BERFUNGSI sebagaimana harusnya," jelasnya.

Sebagai upaya menghindari tabrakan dengan Avanza tersebut, Memet lalu menginjak rem secara manual semaksimal mungkin. Sayangnnya, setir secara otomatis terbuang ke arah kiri.

Baca Juga:
Gokil! DAS Indonesia Berikan Diskon Line-up Jeep Hingga Rp 100 Jutaan di IIMS Hybrid 2021

"Namun di kiri itu ada truk kontainer, yawes bablas saya menabrak truk kontainer itu. Alhamdulillah saya driving sendiri, dan Alhamdulillah saya selamat tanpa luka, walaupun AIRBAGS “PUN” Tidak Keluar!!," sesalnya.

Menanggapi pemberitaan di media mengenai kecelakaan lalu lintas Jeep Grand Cherokee tersebut, Dhani Yahya sebagai COO DAS Indonesia Motor mengatakan dirinya sudah mendapat informasi tersebut, bahkan sang pemilik kendaraan sudah menghubunginya secara langsung melalui salurang telepon.

"Kami DAS Indonesia Motor, pertama-tama menyampaikan rasa sangat prihatin dan bersimpati yang sangat dalam atas kecelakaan tersebut, dan bersyukur tidak ada korban jiwa maupun cidera yang serius dan juga berharap mudah-mudahan kejadian ini tidak akan terulang kembali kedepannya," kata Dhani.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya berusaha melakukan kordinasi dengan beberapa pihak, salah satunya menarik mobil Jeep Grand Cherokee ini ke bangkel resmi untuk sementara disimpan guna kebutuhan investigasi lebih lanjut. 

"Selain itu kami memberikan initial report ke pihak principal Fiat Chrysler Automobiles (FCA) mengenai kejadian kecelakaan ini. FCA memberikan respon langsung dan meminta data tambahan, antara lain surat pengaduan secara resmi dari pemilik kendaraan dilengkapi dengan laporan Kepolisian," paparnya.

Dhani menyampaikan, sebagai General Jeep Distributor Indonesia, DAS berkomitmen untuk mengawasi proses ini sebaik-baiknya, dan pihaknya yakin dari principal akan melakukan penyelidikan yang komprehensif, menyeluruh dan transparan, untuk dapat menyelesaikan kejadian ini dengan baik. 

"Namun agar dapat dipahami penyelesaiannya akan cukup memakan waktu dengan adanya pandemik yang membatasi pihak investigator dari principal untuk melakukan kegiatannya di Indonesia," pungkas Dhani. (EPS)