Gandeng LG, Hyundai Bangun Pabrik Baterai Kendaraan Listrik di Karawang

  • Oleh : edo

Minggu, 19/Sep/2021 15:57 WIB


SoundandMachine.com (Karawang) - Hyundai Motor Group dan LG Energy Solution Ltd, baru saja memulai pembangunan pabrik sel baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia.

Melalui pembangunan pabrik ini, Hyundai Motor Group dan LG Energy Solution berupaya untuk menjadi pemimpin pasar global kendaraan listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV).

Baca Juga:
Banyak Untungnya! Aplikasi myHyundai Indonesia Bisa Dipakai Siapa Saja

Kegiatan peletakan batu pertama, diselenggarakan secara virtual pada Rabu, (15/09), bersama Pemerintah Indonesia dari lokasi yang direncanakan menjadi area pembangunan pabrik, yaitu tepatnya di Karawang New Industry City yang berdekatan dengan ibu kota Jakarta.

"Hyundai Motor Group terus fokus mengembangkan kemampuannya agar dapat menjadi pemimpin global di pasar kendaraan listrik, yang mana menjadi kunci daya saing di masa depan. Keberadaan pabrik ini adalah bagian dari upaya tersebut,” ungkap Euisun Chung, Chairman Hyundai Motor Group.

Baca Juga:
Aplikasi myHyundai Indonesia Berikan Solusi Lengkap Kemudahan Mobilitas

Lebih lanjut ia mengatakan, dimulai dari kehadiran pabrik ini, ekosistem kendaraan listrik akan dapat sukses terbangun di Indonesia seiring dengan pengembangan dari berbagai industri terkait. Harapannya, Indonesia dapat memainkan peran penting di pasar kendaraan listrik di ASEAN.

Baca Juga:
Perkuat Jaringan Purna Jual, Hyundai Resmikan Diler Baru di Bogor

"Bersama-sama, melalui kemitraan joint venture ini, kita telah selangkah lebih maju dalam membangun rantai pasokan komprehensif kendaraan listrik yang pertama di dunia," tambah Jong-hyun Kim, President & CEO LG Energy Solution.

Pada Juli lalu, Hyundai Motor Group dan LG Energy Solution menandatangani nota kesepahaman atau MoU dengan pemerintah Indonesia dalam mendirikan joint venture (JV) yang membangun pabrik sel baterai kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) di Indonesia. 

Hyundai Motor Group dan LG Energy Solution mengumumkan nilai investasi yang mencapai total USD 1,1 miliar ke dalam JV tersebut, di mana masing-masing perusahaan memegang nilai saham atau kepemilikan sebesar 50 persen.

Pabrik baru untuk manufaktur sel baterai ini akan dibangun di atas sebidang tanah seluas 330.000 meter persegi. Pembangunan pabrik akan diselesaikan pada semester pertama tahun 2023, sedangkan produksi sel baterai secara massal di fasilitas baru ini diharapkan dapat dimulai pada semester awal tahun 2024.

Saat beroperasi secara penuh, fasilitas ini ditargetkan dapat memproduksi 10 GWh sel baterai lithium-ion dengan bahan katoda NCMA (nikel, kobalt, mangan, aluminium) setiap tahunnya, yang mana cukup untuk memenuhi kebutuhan 150.000 unit BEV. 

Selain itu, fasilitas ini juga akan disiapkan untuk meningkatkan kapasitas produksinya hingga 30 GWh agar dapat memenuhi pertumbuhan permintaan BEV di masa yang akan datang.

Sel baterai yang diproduksi di Karawang ini akan diaplikasikan pada model kendaraan listrik milik Hyundai Motor dan Kia, yang dibangun di atas platform khusus BEV dari Hyundai Motor Group, yaitu Electric-Global Modular Platform (E-GMP). (EPS)