Agar Laju Mobil Stabil, Yuk Kenali Apa Itu Istilah Spooring atau Wheel Aligment

  • Oleh : edo

Jum'at, 15/Okt/2021 15:08 WIB


SoundandMachine.com (Jakarta) -  Sektor kaki-kaki merupakan salah satu bagian vital pada sebuah mobil, khususnya terkait urusan kenyamanan. Alasannya, karena sektor tersebutlah yang pertama kali menerima efek langsung terhadap kondisi permukaan jalan.

Jika ada yang tidak beres, maka ketika mobil sedang melaju, akan sangat mengurangi kenyamanan mengemudi, bahkan bisa berujung bahaya. Misalnya, saat melaju di jalan tol, dan mobil terasa tidak stabil, hampir dapat dipastikan hal itu dikarenakan masalah keselarasan roda.

Anda mungkin sering mendengar istilah spooring dan balancing. Nah, kali ini SoundandMachine akan mengulas mengenai spooring. Tapi sebelumnya, perlu diketahui bahwa penyebutan spooring yang benar adalah wheel alignment. 

Menurut Anis pemilik Timur Jaya Ban, tujuan dari wheel alignment adalah melakukan penyetelan supaya laju mobil bisa sejajar, sehingga ban bisa menapak sempurna ke jalan secara merata.

"Dalam wheel alignment, ada tiga hal yang biasanya dilakukan penyetelan, yakni camber, caster dan toe," jelas Anis saat ditemui SoundandMachine di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (14/10). 

Ia menjelaskan, camber dilakukan untuk mengukur sudut kemiringan ban, hal ini bertujuan agar ban bisa habis secara merata. Camber sendiri dikenal dalam dua jenis, yakni positif, dan negatif.

"Kalau positif, jarak bagian bawah roda lebih masuk ke arah dalam, ketimbang bagian atas. Tujuannya mengimbangi bagian ban bawah tertarik keluar saat mobil diisi beban yang berat.

Sementara camber negatif, merupakan posisi dimana bagian bawah lebih cenderung keluar, serta bagian atas lebih mendekat ke arah dalam. Kalau Anda pernah melihat mobil ceper dengan bagian atas pelek masuk ke dalam sepakbor, itu lah yang disebut camber negatif.

Lalu ada caster, yang merupakan sudut antara sumbu kemudi dan jarak antara dua roda depan. Fungsinya sendiri adalah mengatur sudutnya roda kemudi agar di tengah dan tetap lurus. 

"Kalau caster tidak seimbang, maka mobil akan mengerah ke satu sisi, atau istilahnya setir ngebuang," ungkap Anis. Sementara toe adalah jarak antara roda kanan dan kiri, bagian depan dan belakangnya. Hal ini dilakukan demi menyelaraskan posisi antara roda kanan dan kiri.

Anis menyarankan, agar pemilik mobil rutin melakukan wheel aligment atau spooring, minimal setiap 5.000 km, agar laju mobil selalu stabil yang otomatis meningkatkan kenyamanan dan keausan ban lebih merata. (EPS)