Wow! Booth Ban Dunlop Tampil Mencolok di GIIAS 2021

  • Oleh : Julfikri

Minggu, 21/Nov/2021 16:05 WIB


SoundandMachine.com (Tangerang) – Pabrikan ban Dunlop tampil di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021.

Dunlop konsisten untuk terus tampil di perhelatan otomotif internasional, dan itu sudah dari sejak Indonesia International Motor Show yang notabene predesesor dari GIIAS.

Baca Juga:
Ajukan Paten, Mazda Bakal Kembangkan Mesin Rotary Berteknologi Hybrid?

Namun di GIIAS 2021 Dunlop tampil mencolok untuk ukuran exhibitor perusahaan non-pabrikan mobil.

“Kita sudah berpartisipasi di event internasional otomotif ini sejak IIMS sampai ke GIIAS kita selalu ikut, artinya kita merasa event ini penting bagi perkembangan maupun branding kita.” Toni Budihartono, Departement Wide National Customer Dunlop Indonesia kepada SoundandMachine.com di ICE BSD, Tangerang (18/11/2021).

Baca Juga:
Kaleidoskop 2021: Persaingan Low MPV Jepang Rp. 200 jutaan Kian Memanas

Dunlop menampilkan berbagai jenis ban di GIIAS 2021, mulai dari ban OEM, sport, hingga off-road. Untuk ban OEM, ternyata market share-nya sudah mencapai sebesar 60%.

Baca Juga:
Tren Elektrifikasi Naik, 4 Pabrikan ini Tetap Rancang Mesin Berbahan Bakar Alternatif

Salah satu yang menarik dari booth Dunlop ini adalah adanya sportscar Mazda MX-5 milik YouTuber otomotif ternama yaitu Fitra Eri.

Kehadiran MX-5 milik Fitra Eri di booth Dunlop menarik perhatian pengunjung untuk berfoto di sebelahnya.

Selain itu, Dunlop juga membuka sesi meet and greet Fitra Eri di hari ketiga GIIAS, tepatnya 14 November 2021 yang membuatnya semakin eksis.

Ban Dunlop yang membalut pelek HSR-nya tersebut yakni SP Sport Maxx 050+ dengan ukuran 225/40 ZR18.

“Fitra Eri kebetulan di tahun 2021 ini sebagai brand ambassador kita. Kita pasang untuk branding dia, tapi belum di-feeling test, jadi dia yang mengenalkan.” jelas Toni.

Lebih menariknya lagi, di luar booth-nya Dunlop juga eksis, tepatnya di Nissan dengan ban Direzza DZ 101 yang terpasang di Nissan Leaf dan Kicks e-Power modifikasi.

“Yang pasti kita ingin number one untuk produk kita di Indonesia, karena kita juga untuk OEM market kita kira-kira sudah 60%. Kita berharap untuk replace (non-OEM) kita bisa number one di Indonesia, karena brand kita bukan baru, internasional.” pungkas Toni.

(Joule)