Lebih Dari 2,5 Juta Kendaraan Meninggalkan Jabotabek Selama Liburan Nataru

  • Oleh : edo

Selasa, 04/Janu/2022 12:33 WIB
Ilustrasi Lalu Lintas di Tol (JM) Ilustrasi Lalu Lintas di Tol (JM)

SoundandMachine.com (Jakarta) - Liburan Natal 2021 dan Tahun Baru (Nataru) 2022 telah usia. Biasanya, momen liburan tersebut digunakan oleh sebagian masyarakat untuk melakukan rekreasi atau mengunjungi keluarga di luar kota. Begitu juga dengan libur Nataru kali ini.

PT Jasa Marga, selaku pengelola jalan tol mencatat, sebanyak 2.563.226 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada periode Nataru, mulai 17 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. 

Baca Juga:
Asyik Nih! Rest Area Tol Trans Jawa Bakal Punya Fasilitas Menginap

Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung), GT Ciawi (arah Puncak) dan GT Cikupa (arah Merak).

Total volume lalin yang meninggalkan Jabotabek ini, naik 2,6% jika dibandingkan lalin normal periode November 2021 dengan total sekitar 2,4 juta kendaraan. Namun, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada Nataru tahun lalu, angka ini naik sebesar 9,1%.

Baca Juga:
Dukung Program Kendaraan Listrik, Jasa Marga Akan Tambah SPKLU di Rest Area

Dwimawan Heru, Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga mengatakan, Jasa Marga juga mencatat sekitar 2.518.268 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek dari empat GT yang sama. 

Baca Juga:
Siap-siap Atur Waktu Perjalanan, Besok Diprediksi Menjadi Puncak Arus Balik Liburan

"Angka ini meningkat sebesar 2,2% jika dibandingkan lalin normal periode November 2021 dengan total sekitar 2,4 juta kendaraan. Namun, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, kami mencatat peningkatan yang cukup signifikan yaitu sebesar 15%," ujar Heru.

Ia menambahkan, untuk distribusi lalu lintas baik yang meninggalkan maupun yang kembali Jabotabek paling besar yaitu yang menuju/dari arah Timur (arah Trans Jawa dan Bandung) sekitar 48%, diikuti dengan lalin menuju/dari arah Barat (arah Merak) sekitar 30% dan menuju/dari arah Selatan (arah Ciawi) sekitar 22%.

"Selama periode 17 Desember 2021 s.d 2 Januari 2022 di keempat gerbang tol utama tersebut, puncak arus meninggalkan Jabotabek terjadi di tanggal 17 Desember 2021 dengan total 181 Ribu kendaraan, naik 6,3% jika dibandingkan dengan lalin normal periode November 2021," ungkap Heru. 

Sementara itu, untuk puncak arus kembali ke Jabotabek terjadi di tanggal 2 Januari 2021 dengan total 197 ribu kendaraan, naik 12,8% jika dibandingkan dengan lalin normal periode November 2021.

"Dengan melihat angka lalu lintas tertinggi yang meninggalkan Jabotabek telah terjadi pada 17 Desember 2021, masyarakat sudah cenderung bergerak bahkan sebelum momen Nataru," tutup Heru. (EPS)